BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Tukang parkir tersangka penusukan terhadap dua korbannya digelandang di Mapolres Kulonprogo, Jumat (12/9/2025). Harian Jogja/Khairul Ma'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang tukang parkir Alun-alun Wates, Kulonprogo berinisial S diciduk polisi karena melakukan penusukan terhadap dua orang.
Aksi penusukan dilakukan pelaku di Alun-alun Wates, Sabtu (16/8/2025) malam yang motifnya karena dendam terhadap korban. Korban mengalami luka-luka di perut dan di tangan karena penusukan yang dilakukan S menggunakan pisau lipat.
BACA JUGA: Alokasi Pendidikan di RAPBD Kulonprogo 2026 Mencapai Rp353 Miliar
Kanit I Satreskrim Polres Kulonprogo, IPDA Christianta mengatakan tersangka melakukan penusukan lantaran dendam terhadap korban yang memotretnya.
Kejadian bermula ketika pelaku berselisih dengan korban karena persoalan motor yang rusak. Sebelum malam kejadian antaran korban dan pelaku sudah mediasi lantas bertemu lagi sehingga terjadi penusukan.
"Awalnya media tetapi korban malah memfoto pelaku. Tindakan tersebut tidak disenangi pelaku sehingga pada malam berikutnya malah melakukan penusukan," katanya kepada wartawan di Mapolres Kulonprogo, Jumat (12/9/2025).
"Tersangka pekerjaannya tukang parkir di Alun-alun Wates," tambah Christianta.
Adapun korban inisial Y dan AA yang keduanya laki-laki. Penusukan dilakukan tersangka lantas korban AA berusaha menangkis dengan tangannya sehingga mengakibatkan luka sobek.
Lantas S tetap melakukan penusukan terhadap Y dan mengenai perutnya. Kedua langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. "Pisaunya dibawa dari rumah tetapi sampai sekarang barang bukti itu masih dalam pencarian," lanjut Christianta.
Adapun tindak pidana ini menjadi yang pertama dilakukan tersangka S. Polisi langsung melakukan penyelidikan atas kasus tersebut untuk menangkap tersangka S yang berusia 38 tahun. S sendiri merupakan warga Kulonprogo yang beralamat di Wates.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko menambahkan butuh waktu delapan hari untuk menangkap S. "Pelaku ditangkap di Giwangan di sebuah kos-kosan," ungkapnya. Diduga kos tersebut menjadi tempat persembunyian pelaku lantaran pasca melakukan penusukan langsung melarikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.