Jelang Iduladha 2026, 1.718 Hewan Kurban di Jogja Dipastikan Sehat
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Ilustrasi pengelolaan sampah melalui bank sampah/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA–Kelurahan Baciro meluncurkan bank sampah terbaru. Bank sampah tersebut diharapkan mampu menjadi tempat pengolahan sampah anorganik masyarakat setempat.
Penanggung Jawab Bank Sampah Anggrek Bersemi, Waluyo, menuturkan keberadaan bank sampah tersebut merupakan upaya warga untuk mendukung Pemkot Jogja dalam pengelolaan sampah di tingkat wilayah.
BACA JUGA: Resmi, Per 1 Januari 2026 TPST Piyungan Tidak Akan Terima Sampah
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya membantu lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi anggota dan warga,” katanya, Jumat (12/9/2025).
Ketua Bank Sampah Anggrek Bersemi, Mujito menuturkan pihaknya membentuk kepengurusan bank sampah tersebut dengan beberapa bidang. Tujuannya, untuk mendukung layanan pengelolaan sampah anorganik di wilayah tersebut.
Bidang-bidang tersebut terdiri dari bidang pencatatan, penimbangan, hingga pemilahan sampah. “Bank Sampah Anggrek Bersemi merupakan peralihan dari Bank Sampah Ngudi Rejeki 1 di RW 20 yang beberapa waktu lalu sempat tidak aktif,” katanya.
Dengan begitu, kini warga RW 20 Kelurahan Baciro memiliki wadah untuk dalam pengelolaan sampah anorganik berbasis masyarakat.
Dia menilai bank sampah memiliki peran penting dalam tata kelola sampah, mulai dari edukasi pemilahan, kegiatan memilah, hingga penyaluran ke pelapak. Melalui upaya pengolahan sampah melalui bank sampah, dia berharap agar tumbuh budaya positif dalam mengurangi sampah yang masuk ke depo, sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dia menuturkan hingga saat ini telah ada 23 bank sampah di Baciro, di antaranya Bank Sampah Gempita RW 01, Kusumasari RW 02, Kusuma RW 03, Ceria RW 04, dan Melati RW 21. Dia berharap keberadaan puluhan bank sampah tersebut dapat membantu Pemkot Jogja dalam menampung dan mengurangi volume sampah anorganik yang dibuang ke depo sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.