Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Pemkab Gunungkidul memastikan Koperasi Desa Merah Putih di 144 kalurahan di Bumi Handayani mulai berjalan. Kendati demikian, hingga sekarang belum ada satu pun yang mengajukan bantuan permodalan ke perbankan.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Supartono. “Belum ada yang meminjam ke bank untuk modal,” kata Partono saat dihubungi, Rabu (17/9/2025).
BACA JUGA: Menkeu Purbaya Jamin Bunga Ringan untuk Pinjaman Kopdes ke Himbara
Dia menjelaskan, mayoritas usaha yang dijalankan saat ini didominasi jasa drop poin dan agen laku pandai. Adapun pelaksanaannya bekerja sama dengan PT Pos, BPD DIY dan juga Bank Mandiri.
“Ini baru langkah awal karena upaya pengembangan usaha tetap dilakukan,” katanya.
Menurut Partono, untuk pengembangan usaha sudah dibentuk satuan tugas (satgas) Koperasi Desa Merah Putih oleh pemkab. Tugas satgas memebrikan pendampingan dalam pembuatan akun simpkopdes. Selanjutnya, melaksanakan sosialisasi bisnis plan dan skema usaha hingga permodalan.
“Peran dari satgas akan dioptimalkan. Target kami, sampai dengan 28 Oktober 2024, 144 Koperasi Desa Merah Putih di setiap kalurahan sudah mempunyai satu gerai berusaha,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi Koperasi Desa Merah Putih untuk mengembangkan usaha. salah satu potensi yang dapat dijalankan adalah menjadi sub agen penyalur gas elpiji kemasan tiga kilogram.
“Sudah ada sosialisasi dari pertamina tentang kebijakan usaha ini,” katanya.
Menurut dia, sudah ada 22 Koperasi Desa Merah Putih yang siap menjadi sub pangkalan distribusi gas bersubsidi ini. kendati demikian, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi mulai dari nomor izin berusaha, kelayakan tempat usaha serta memenuhi kebijakan yang ditetapkan pertamina.
“Tujuannya agar penyaluran bisa lebih merata. Keterlibatan Koperasi Desa Merah Putih juga diharapkan dapat memperkuat jaringan distribusi gas elpiji,” kata mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatik aini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.