Arung Progo Festival 2026 Siap Digelar, Kulonprogo Bidik Wisatawan
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka
Ilustrasi Lumbung Mataraman via AI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Lumbung Mataraman sudah mulai dilakukan pembangunan di Kalurahan Giripeni, Wates, Kulonprogo. Langkah ini menandai dimulainya pembangunan lumbung pangan yang berbasis masyarakat.
Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan petani Kulonprogo.
BACA JUGA: SK Bupati Kulonprogo Tak Hanya Fokus ke Pengawasan MBG
Lurah Giripeni, Iswanto Adi Saputro mengatakan lumbung mataraman yang berada di wilayahnya menggunakan tanah kas desa (TKD) seluas sekitar dua hektare.
Menurutnya, Kalurahan Giripeni tetap membutuhkan sinergi dari provinsi dan kabupaten untuk ke depannya. Khususnya dalam memberikan pendampingan dan arahan terkait lumbung mataraman agar bisa berjalan sesuai koridornya.
"Harapannya lumbung mataraman bisa memberikan kemajuan bagi Kalurahan Giripeni," katanya, Minggu (21/9/2025). Lumbung Mataraman Giripeni ini menjadi yang pertama di Kulonprogo.
Dinamakan lumbung mataraman Bulak Peni yang akronim dari bukan kulak, panen sendiri. Sesuai prinsipnya Lumbung Mataraman memang menekankan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaannya. Masyarakat Giripeni yang mengolah lahannya baik untuk pertanian, edu wisata, peternakan, budaya dan lainnya.
"Master plan kami mengarah untuk bisa support kegiatan edukasi, pemberdayaan dan wisata budaya apalagi berada di tengah kota Kulonprogo," lanjut pria yang akrab disapa Adi.
SK Gubernur tentang penggunaan TKD untuk lumbung mataraman ini sudah diberikan dari Pemda DIY. Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan sangat menyambut baik kepercayaan yang diberikan ini. Apalagi lumbung mataraman ini didukung oleh dana keistimewaan (Danais) DIY.
"Saya mengajak kita sembodo dari kepercayaan yang sudah diberikan ini sehingga seluruhnya berpartisipasi aktif dalam mengelolanya," jelasnya.
Agung mengungkapkan, lumbung mataraman di Giripeni akan menjadi ikon unggulan kalurahan. Kehadirannya nantinya menjadi sarana edukasi bagi kalangan petani baik di Giripeni maupun di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka
PSIM Jogja menyiapkan 6-7 laga uji coba sepanjang Agustus 2026 untuk mematangkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Seluruh laga direncanakan digelar di Jog
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.