DPRD Sleman Perketat Pengawasan Usai Temuan 11 Bayi di Pakem
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana mengucurkan Rp50 juta untuk setiap padukuhan di Bumi Sembada pada 2026. Bantuan ini menjadi stimulan pembangunan di tingkat padukuhan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Abu Bakar, mengatakan BKAD belum membahas rencana alokasi dana stimulan tersebut. Hanya, dia menegaskan Pemkab akan mengucurkan dana itu tahun depan.
“Bisa kami berikan dana itu. Soalnya kan pemberian dana stimulan ini jadi salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman terpilih,” kata Abu dihubungi, Senin (22/9/2025).
BACA JUGA: SPPG di Sleman Larang Kasus Keracunan MBG Diumbar
Disinggung apakah ada realokasi anggaran proyek pembangunan imbas program dana stimulan itu, dia belum bisa menjawab. Abu menambahkan BKAD masih akan merumuskan pengalokasian dana tersebut pada APBD 2026. “Nanti kalau rencana sudah matang, kami akan memberi tahu,” katanya.
Jumlah padukuhan di Kabupaten Sleman mencapai 1.212. Dengan mengasumsikan setiap titik dapat Rp50 juta, maka Pemkab butuh Rp60,6 miliar.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan program dana stimulan itu sudah masuk dalam agenda pembahasan internal yang diperkirakan dilaksanakan sesegera mungkin. Rencana ini nantinya juga masih dibahas bersama DPRD Sleman.
Mekanisme pertanggungjawaban, pengawasan, dan pemanfaatannya sedang dibahas oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama tim.
Kata Harda, penggunaan dana stimulan utamanya untuk mempercepat visi misi mereka yaitu dalan alus atau jalan halus. Pemkab juga tidak akan terlibat terlalu dalam atas penggunaan dana stimulan tersebut. “Saya meyakini kalau jalan halus [dan terang] bisa ikut mempercepat peningkatan kesejahteraan,” kata Harda.
Harda telah berkomunikasi secara informal dengan BKAD Sleman mengenai upaya-upaya optimalisasi peningaktan pendapatan asli daerah (PAD). Dia juga telah mengunjungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak DIY untuk membahas kolaborasi penarikan pajak.
“Kalau memang transfer keuangan daerah dipotong, saya sudah mengajak BKAD untuk cari cara baru meningkatkan PAD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat