Perlinsos Jadi Basis Bansos 2027, Penerima Bantuan di Kulonprogo Wajib Daftar
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Bupati Kulonprogo saat meninjau salah satu titik jalan di wilayahnya. Pemkab Kulonprogo mendapat kucuran dana dari APBN untuk rekonstruksi jalan dan jembatan di wilayahnya. Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo mendapat kucuran dana dari APBN untuk proyek infrastruktur pada 2025 ini. Dana tersebut digunakan untuk rekonstruksi Jalan Gotakan-Cerme dan pembangunan Jembatan Nglinggan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo, Didik Wijanarto menjelaskan anggaran rekonstruksi ruas Jalan Gotakan-Cerme menelan biaya Rp7,74 miliar dengan panjang jalan 1,7 kilometer. "Kontraknya akhir Oktober 2025 dan pelaksanaan pekerjaannya selama dua bulan," ungkapnya, Kamis (25/9/2025).
BACA JUGA: DPRD Kulonprogo Minta Pengawasan yang Transparan untuk MBG
Sedangkan untuk pembangunan Jembatan Nglinggan mendapat realisasi anggaran Rp15 miliar. Panjang jembatan tersebut 45,4 meter yang pengerjaannya multi years selama delapan bulan.
Pemkab, katanya, tetap berkomitmen melakukan pembangunan infrastruktur di tengah masifnya efisiensi anggaran. Seperti yang sekarang sedang dilakukan terhadap ruas Jalan Gotakan-Cerme Panjatan dan Jembatan Nglinggan yang sedang dilakukan perbaikan terhadap infrastruktur tersebut.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan mengatakan terus mengupayakan realisasi pembangunan rekonstruksi infrastruktur di wilayahnya. Usulan fasilitasi pembiayaan dari pusat atau APBN diandalkan. "Ruas prioritas yang kita usulkan adalah Cerme - Demangan ternyata alokasi anggaran non APBD itu Rp7,5 miliar sehingga kita harus menyesuaikan lagi," katanya.
Disadari memang anggaran APBN ditentukan oleh kementerian terkait sehingga Pemkab Kulonprogo tidak bisa mengintervensi. Agung menyampaikan kepada warga Kulonprogo bahwa Pemkab selalu mengupayakan usulan pekerjaan infrastruktur sesuai kondisi lapangan. Namun yang perlu diketahui adalah besaran dari APBN belum mampu memperbaiki keseluruhan ruas jalan tersebut.
"Jadi PU (Dinas Pekerjaan Umum) tidak hanya mementingkan wilayah tertentu, itu tidak ada. Kita sudah usulkan, dan saya perlu sampaikan ini clear bukan dari APBD Kabupaten Kulonprogo. Ini pintarnya dari PU melakukan desk, berebut anggaran dari APBN," tambahnya.
Menurutnya langkah DPUPKP Kulonprogo sudah sesuai dan maksimal. Lantaran pengajuan usulan untuk program infrastruktur sumber APBN dilakukan dengan waktu yang terbatas.
Agung memastikan, selain di ruas Jalan Gotakan-Cerme dan Jembatan Nglinggan. Pemkab Kulonprogo sedang mengusulkan pembiayaan APBN untuk beberapa infrastruktur di titik lainnya. Itu karena memang tidak cukup dibiayai oleh APBD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.