Konser HUT Bantul Jadi Panggung 14 Musisi Lokal, UMKM Ikut Cuan
Konser Bantul Bumi Satriya menghadirkan 14 musisi lokal. Ribuan warga ikut menikmati hiburan gratis, sementara UMKM mendapat peluang tambahan pendapatan.
Pemakaman - Ilustraso/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Polres Bantul mencatat angka kasus penemuan mayat mendadak dan mengakhiri hidup di wilayahnya masih cukup tinggi sepanjang tahun 2025.
Dari Januari hingga 28 September, total ada 76 kasus, terdiri dari 57 kasus meninggal dunia mendadak dan 19 kasus mengakhiri hidup.
BACA JUGA: 8 Warga Ditangkap Saat Buang Sampah di Bantul
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Senin (29/9/2025), mengatakan korban mengakhiri hidup sebagian besar berada di usia produktif, meski ada juga kasus yang menimpa kalangan lanjut usia.
“Dari data yang kami himpun, mayoritas korban mengakhiri hidup masih usia produktif. Ada juga dari kelompok lansia, meskipun jumlahnya lebih sedikit,” jelasnya.
Menurut Rita, ada berbagai faktor yang mendorong seseorang nekat mengakhiri hidup, mulai dari persoalan ekonomi, tekanan psikologis, hingga masalah keluarga. Namun, ia menekankan bahwa penting bagi masyarakat untuk saling peduli agar potensi mengakhiri hidup bisa dicegah sejak dini.
“Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan membangun komunikasi timbal balik yang baik dengan keluarga maupun tetangga. Saling memberi perhatian, berbagi informasi mengenai kondisi dan kegiatan sehari-hari juga sangat penting,” ujarnya.
Selain itu, Rita juga mengimbau warga untuk mempererat silaturahmi dengan lingkungan sekitar, terutama kepada mereka yang tinggal sendirian.
“Rutinlah berkunjung atau menyapa orang-orang di sekitar kita. Hal kecil ini bisa membantu mereka merasa diperhatikan dan mengurangi potensi depresi yang bisa berujung fatal,” tambahnya.
Polres Bantul berharap masyarakat lebih peduli dengan kondisi sosial di lingkungannya. Menurut Rita, kebersamaan dan komunikasi terbuka bisa menjadi kunci penting untuk menekan angka mengakhiri hidup dan menjaga kesehatan mental bersama.
Catatan redaksi:
Bila Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke mengakhiri hidup, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected].
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Konser Bantul Bumi Satriya menghadirkan 14 musisi lokal. Ribuan warga ikut menikmati hiburan gratis, sementara UMKM mendapat peluang tambahan pendapatan.
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun