ICBS 2026 Dorong Kopi Indonesia Masuk Rantai Bisnis Global
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Personel Sat Pol PP Bantul saat menindaklanjuti laporan warga soal dugaan pelanggaran Perda tentang keamanan dan ketertiban di Pantai Pandansimo, Padukuhan Ngentak, Poncosari, Srandakan belum lama ini. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul mengklaim bakal mengintensifkan patroli pengawasan di Pantai Pandansimo khususnya di Padukuhan Ngentak, Poncosari, Srandakan menyusul adanya laporan warga soal dugaan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah setempat.
Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan itu dengan mendatangi lokasi yang diduga melakukan aktivitas pelanggaran Perda No. 05/2007 tentang Larangan Pelacuran, Perda No. 05/2025 tentang Pengendalian dan Pelarangan Minuman Beralkohol, serta Perda No. 4/2018 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.
"Ada dua rumah yang kami geledah, tetapi kami tidak menemukan adanya aktivitas yang mengarah pada pelanggaran Perda dan juga barang bukti terkait," jelasnya, Jumat (3/10/2025).
Petugas, kata dia kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa terkait untuk membahas tindak lanjut pengawasan ke depannya guna menjaga ketertiban, kenyamanan dan citra positif kawasan pantai tersebut. Selain itu Sat Pol PP disebut akan menindak jika ditemukan pelanggaran terkait kamtibmas di wilayah tersebut.
"Warga juga berharap agar petugas melakukan patroli rutin terutama di malam hari untuk menjaga agar kawasan itu tetap aman dan nyaman bagi semua pihak dan kami akan mendukung pengawasan di wilayah itu," katanya.
Dukuh Ngentak, Analis Nurohman mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Sat Pol PP Bantul dan berharap petugas mendukung pengembangan kawasan berbasis ketentuan yang berlaku. Ia menyebut masyarakat ingin agar penataan kawasan pantai selatan, khususnya Pantai Pandansimo, menjadi destinasi wisata yang ramah bagi keluarga.
“Harapan kami, kawasan ini tidak lagi identik dengan praktik yang melanggar aturan, tetapi menjadi wisata berkelanjutan berbasis masyarakat. Wisata yang ramah bagi semua orang, termasuk keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, warga menginginkan Pantai Pandansimo berkembang menjadi sentra kuliner yang dikelola masyarakat setempat. Hal itu sejalan dengan rencana program strategis nasional di kawasan tersebut. "Tentunya juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menjaga alam dan lingkungan agar tetap lestari," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Pakar mengingatkan risiko abu vulkanis bagi penderita asma dan PPOK. Masker N95 dan stok obat disarankan untuk mengurangi risiko serangan.
Prabowo memerintahkan bantuan beras untuk 33,2 juta keluarga desil 1-4 dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026.
BMKG mengingatkan nelayan dan operator kapal mewaspadai gelombang hingga 4 meter pada 8-11 September 2026.
BNPB telah memverifikasi 51.591 rumah terdampak gempa M7,7 Flores. Sebanyak 2.382 rumah tercatat rusak berat.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe melaju ke perempat final US Open 2026 setelah menang tiga set atas Bondar/Kalinina.