Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Foto ilustrasi kondisi bangunan ponpes ambruk di Sidoarjo. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Kemenag Gunungkidul, Mukotip mengimbau kepada pengasuh pondok pesantren untuk mematuhi perizinan dalam proses pembuatan konstruksi bangunan. Hal ini dilakukan untuk keamanan sehingga kasus ambruknya masjid di ponpes di Sidoarjo, Jawa Timur tidak terjadi di Gunungkidul.
“Kami libatkan Forum Komunikasi Pondok Pesantren. Salah satunya menyosialisasikan semua pebangunan harus berstandar, berizin dan ideal,” kata Mukotip, saat dihubungi, Selasa (7/10/2025).
Dia menjelaskan, ada 47 pondok pesantren yang berdiri di Gunungkidul. Ia mengungkapkan, seluruh pondok pesantren sudah memiliki izin dalam pendiriannya.
Adapun untuk pembangunan, diharapkan para pengasuh melibatkan bisa yang berkompeten dalam hal konstruksi. Selain itu, diharapkan juga melakukan pencermatan gedung-gedung yang telah didirikan sehingga tetap layak dan aman dipergunakan.
“Serahkan kepada ahlinya. Kalau membangun harus ada konsultan pengawasnnya dan sesuai standar yang telah ditetapkan untuk keamanan saat dipergunakan,” katanya.
Pihaknya akan melakukan pengawasan berkala agar keberadaan pondok jadi tempat yang aman dan nyaman untuk proses pembelajaran Pendidikan keagamaan. “Tentu kami akan monitoring dan melakukan evaluasi,” katanya.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Ashari Nurkalis mengatakan, terus melakukan sosialisasi pentingnya izin persetujuan bangunan gedung (PBG) dan Sertifikat Layak Fungsi (SLF) didalam bidang konstruksi. Perizinan ini sudah dilakukan secara online sehingga memudahkan pemohon didalam pengurusan. “Sudah bisa lewat simbg.pu.go.id,” katanya.
Menurut Ashari, pada saat ada pengajuan PBG masuk, maka akan diproses sesuai dengan prosedur yang ada. Sebelum diterbitkan, pihaknya tidak hanya melakukan pemeriksaan administrasi dan pemberkasan, namun juga ada kegiatan verifikasi lapangan untuk melihat kesesuaian serta di lokasi yang dibangun tidak menyalahi aturan.
“Ini berlaku sama dalam pendirian pondok pesantren. Jadi, kami terus upayakan pentingnya PBG sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengurus perizinan pengganti IMB ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.