Formasi CASN Sleman Baru Dibahas 2027, Kekurangan 287 Guru Jadi Sorotan
Pemkab Sleman berencana membahas formasi CASN pada awal 2027. Disdik mencatat kekurangan 287 guru SD dan SMP.
Selokan Mataram Jogja - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menyampaikan ada sekitar 2.300 hektare (ha) lahan pertanian terdampak apabila aliran air dari Selokan Mataram dan Van Der Wijck mati.
Padahal, dua selokan tersebut harus mendapat perbaikan secara berkala agar dapat berfungsi maksimal. Perbaikan infrastruktur mensyaratkan keringnya selokan.
Plt. Kepala DP3 Sleman, Rofiq Andrianto, mengatakan luas lahan yang bergantung pada dua selokan tersebut mencapai 4.800 ha dengan rincian 3.800 ha dari Selokan Van Der Wijck dan 1.000 ha dari Selokan Mataram. Namun, tidak semua lahan terdampak, hanya 2.300 ha.
DP3 pun telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak penghentian aliran air tersebut. Rofiq juga mengatakan dua selokan tersebut tidak akan dikeringkan, hanya pengurangan debit air. Dia berharap dampaknya tidak akan signifikan terhadap tanaman pangan.
“Bangunan infrastruktur selokan kan sudah lama juga, perlu perawatan. Potensi retakan atau longsoran jadi bisa dicegah. Pintu drainase juga sempat geser kan karena dampak proyek Tol Jogja Solo,” kata Rofiq dikonfirmasi, Selasa (7/10/2025).
Pihaknya juga menyediakan benih jagung. Kelompok tani dapat menyiasati lahan kering dengan menanam jagung yang tidak butuh banyak air. Potensi kerugian jadi bisa dicegah.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan pemeliharaan selokan tahunan memang tidak butuh pengeringan, hanya pengurangan debit air saja. Adapun penghentian total aliran air hanya dilakukan lima tahun sekali.
Pemkab Sleman, akan menyiapkan opsi sumur dalam sebagai cadangan sumber air. Pembangunan sumur masih perlu menunggu hasil analisa teknis lapangan. Harapannya, petani tidak akan kesulitan dan produksi pertanian tetap stabil.
Pasalnya, Pemkab Sleman akan mengeluarkan biaya tinggi jika selokan ditutup. Sumur tersebut menjadi salah satu menekan pengeluaran akibat dampak perbaikan selokan.
“Petani dan BBWSSO sudah sepat penutupan aliran Selokan Mataram dan Van Der Wijck secara total dilakukan lima tahun sekali,” kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman berencana membahas formasi CASN pada awal 2027. Disdik mencatat kekurangan 287 guru SD dan SMP.
BKSDA Kalteng bersama OFI dan Animal Rescue Sampit menyelamatkan orangutan betina berusia sekitar 20 tahun dari lahan bekas karhutla di Kotim.
Polisi memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, bukan berasal dari bom. Dua orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.
BP BUMN dan Danantara menyiapkan investasi Rp581 miliar untuk transformasi RSPP menjadi Indonesia Hospital dengan target penyelesaian pada pertengahan 2028.
Harga cabai merah besar dan rawit hijau di Sleman naik pada pekan kedua Oktober 2026. Harga rawit merah justru turun.
Peringatan Pertempuran 5 Hari Semarang di Tugu Muda dimeriahkan fragmentasi teater, lagu perjuangan, pembacaan sejarah, dan kembang api.