Pantai Selatan Gunungkidul Diterjang Gelombang Tinggi, 11 Perahu Rusak
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Foto ilustrasi evakuasi sarang tawon. - Antara
Harianjogja.com, BANTUL— Operasi tangkap tawon atau OTT yang dilakukan Damkarmat BPBD Kabupaten Bantul masih tingg dari tahun ke tahun. Hingga 5 Oktober 2025, BPBD setempat mencatat sedikitnya 440 operasi penanganan tawon telah dilakukan sepanjang tahun ini.
Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan, jumlah OTT di wilayahnya menunjukkan tren fluktuatif dalam empat tahun terakhir.
“Pada 2022 ada 387 operasi tangkap tawon, tahun 2023 naik jadi 557 kejadian, tahun 2024 turun sedikit menjadi 528, dan sampai awal Oktober 2025 ini sudah 440 kejadian,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Dari seluruh kejadian tahun ini, satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat sengatan tawon, tepatnya di wilayah Srigading, Sanden baru-baru ini. “Tahun ini ada satu korban meninggal dunia. Tahun-tahun sebelumnya juga ada korban, tetapi tidak sampai meninggal dunia,” jelasnya.
Irawan menambahkan, kelompok lansia menjadi pihak yang paling rentan terhadap sengatan tawon karena kondisi daya tahan tubuh yang menurun. “Korban lansia memang berisiko tinggi, racun tawon bisa memicu reaksi berat bila daya tahan tubuhnya lemah,” ujarnya.
Jenis tawon yang paling berbahaya, lanjut Irawan, adalah tawon Vespa affinis, atau dikenal masyarakat sebagai tawon ndas. Spesies ini mampu menyerang secara massal dengan menyengat berulang kali.
“Bahaya tawon ndas bukan hanya karena sengatannya yang menyakitkan, tapi karena mereka bisa mengeluarkan feromon alarm yang memicu tawon lain ikut menyerang,” terangnya.
Untuk mencegah munculnya sarang tawon di lingkungan rumah, BPBD mengimbau masyarakat menutup rapat celah dan lubang, mengelola sampah dengan baik, serta membersihkan area dari tumpukan kardus atau barang bekas yang bisa dijadikan sarang.
“Selain itu, masyarakat bisa menanam tanaman seperti mint, kayu putih, atau sereh yang aromanya tidak disukai tawon,” kata Irawan.
BPBD Bantul juga mengingatkan agar warga tidak mencoba menyingkirkan sarang tawon sendiri tanpa perlindungan atau bantuan petugas. “Segera laporkan ke Damkarmat BPBD Bantul supaya bisa ditangani dengan aman demi mengantisipasi munculnya korban,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.