Harga Sembako Mulai Naik, Bantul Siapkan Operasi Pasar
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul mencatat hingga 9 Oktober 2025 realisasi investasi di wilayahnya mencapai Rp422 miliar dari target Rp685 miliar di tahun 2025 ini.
Kepala DPMPTSP Bantul, Annihayah menjelaskan capaian tersebut masih didominasi investasi di wilayah penyangga perkotaan seperti Sewon, Kasihan, Banguntapan, dan Piyungan. Sementara, kawasan selatan Bantul belum menunjukkan pergerakan yang signifikan dalam penanaman modal.
“Kalau data dari DPMPTSP belum kelihatan pergerakannya untuk yang sisi selatan. Namun ke depan kami harapkan bisa tumbuh signifikan, karena potensinya lumayan,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Menurut Annihayah, banyak sektor investasi yang potensial digarap di sisi selatan Bantul. Selain pertanian dan perikanan, juga ada pariwisata, kebudayaan, infrastruktur, pangan (termasuk pertanian), pendidikan, dan industri kreatif disebut cukup menjanjikan di kawasan itu. Hanya saja prinsip pengelolaannya harus sesuai dengan ketentuan dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
"Sektor pengembangan pangan dan infrastruktur pendukung wisata, seperti rest area dan fasilitas kuliner juga masih bisa," ujarnya.
DPMPTSP, kata dia, terus mendorong pemerataan investasi melalui penerapan Peraturan Daerah No. 1/2021 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. Insentif yang diberikan meliputi pengurangan pajak bumi dan bangunan (PBB), retribusi perizinan bangunan (PBG), hingga kemudahan akses permodalan berbunga rendah di bank daerah.
Selain itu, pemerintah juga memberikan kemudahan non-fiskal berupa pendampingan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), fasilitasi penyelesaian masalah investasi, serta dukungan promosi dan akses bahan baku bagi pelaku usaha. “Sudah ada tiga investor yang memanfaatkan insentif ini, terutama di sektor pendidikan,” kata Annihayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Revisi Perbup JPS Sleman memasukkan skema bantuan ternak mati dan ditargetkan terbit pada tahun ini untuk membantu peternak.
Presiden Prabowo memimpin rapat antisipasi El Nino, cuaca ekstrem, dan kekeringan yang diprediksi datang lebih cepat pada tahun ini.
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.