Pemkot Jogja Tekan Belanja Pegawai Lewat Pembatasan Rekrutmen
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Ilustrasi ISPA - FReepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mencatat ada peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seiring dengan kondisi cuaca panas ekstrem atau musim pancaroba yang melanda Kota Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat ada 2.095 kasus pada 5-11 Oktober 2025. Kemudian ada 1.934 kasus pada 28 September-4 Oktober 2025.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja Lana Unwanah mengatakan tren penyakit pernapasan seperti ISPA, batuk, dan pilek mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal.
“ISPA termasuk dalam sistem surveilans dan dilaporkan setiap pekan. Kami melihat adanya peningkatan kasus yang berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya. Jika pada kondisi normal ISPA membaik dalam 2–3 hari, saat ini bisa mencapai seminggu hingga 10 hari," katanya Senin, (20/10/2025).
Menurutnya, kondisi ini perlu diwaspadai terutama bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta seperti asma, karena cuaca ekstrem dapat memperparah gejala. Selain ISPA, paparan panas berlebih juga berpotensi menimbulkan dehidrasi hingga heat stroke, meskipun untuk wilayah Jogja kasus heat stroke belum ditemukan.
“Yang paling sering terjadi adalah dehidrasi, terutama pada orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas,” katanya.
Selain gangguan pernapasan, cuaca panas juga dapat menyebabkan iritasi mata dan masalah kulit akibat paparan langsung sinar matahari.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Jogja mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas berat saat cuaca terik, menggunakan alat pelindung diri seperti topi, payung, atau jas hujan saat hujan, serta menjaga kondisi tubuh tetap bugar. Dia juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi penyakit akibat perubahan cuaca yang ekstrem.
“Minumlah air yang cukup, sekitar dua liter per hari, gunakan pelembap kulit, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan hindari gorengan. Saat cuaca panas, cairan tubuh keluar lebih banyak, sehingga kebutuhan cairan pun meningkat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta