Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul memastikan program perbaikan rumah tak layak huni (RTLH) di tahun ini berjalan lancar. Pasalnya, dari target 246 unit rumah telah selesai diperbaiki semuanya.
Kepala Bidang Perumahan, DPUPRKP Gunungkidul, Nur Giyanto mengatakan, tidak ada masalah dengan program perbaikan RTLH yang dijalankan. Menurut dia, pelaksanaan sudah sesuai dengan harapan karena target perbaikan telah terselesaikan semuanya.
Total ada 246 unit yang mendapatkan program RTLH tersebar di 44 kalurahan. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan stimulant sebesar Rp20 juta.
Ia tidak menampik adanya bantuan ini, penerima manfaat harus mengalokasikan anggaran secara swadaya untuk menyelesaikan perbaikan. Adapun sasaran perbaikan melalu bantuan pemerintah di antaranya bagian dinding, atap hingga lantai rumah.
“Total pagu anggaran yang disediakan pemkab sebesar Rp4,9 miliar,” kata Nur Giyanto, Rabu (22/10/2025).
Ditambahkan dia, sebelum dilakukan penyaluran bantuan, calon penerima sudah dilakukan verifikasi untuk memastikan bantuan bisa tepat sasaran. Di sisi lain, upaya monitoring juga terus dilakukan sehingga pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kemoloran.
“Sebanyak 246 unit RTLH sudah selesai diperbaiki di akhir September lalu,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto. Menurut dia, untuk perbaikan RTLH masih butuh waktu yang lama karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemkab.
Berdasarkan data dimiliki masih ada sebanyak 21.758 RTLH di Kabupaten Gunungkidul. Namun, hingga sekarang yang berhasil diperbaiki baru sekitar 4.800 unit.
“Sisanya belum tersentuh bantuan perbaikan karena penanganan masih di bawah 50% dari yang terdata. Tapi, kami tetap berupaya melakukan perbaikan dengan mengalokasikan anggaran di setiap tahunnya,” kata Rakhmadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.