Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Penampilan salah satu peserta Angklung in Harmony 2025 yang digelar di Waterboom Jogja, Sabtu (25/10/2025).
Harianjogja.com, JOGJA–Ajang kompetisi bergengsi Angklung in Harmony 2025 kembali digelar Waterboom Jogja dengan menggandeng Angklung Kids Jogja, Sabtu (25/10/2025). Kompetisi tahunan ini diikuti ribuan siswa TK-SD se-DIY untuk memperebutkan piala bergilir Gusti Kanjeng Ratu Hemas.
Tahun ini, Angklung in Harmony digelar selama empat hari pada 25 & 26 Oktober dan 1 & 2 November 2025 di area Harbour Theater Waterboom Jogja. Gusti Kanjeng Ratu Hemas pun menghadiri event tahunan bergengsi tersebut.
Permaisuri Sultan HB X ini turut memberikan semangat kepada para peserta dalam sambutannya. "Kalian adalah masa depan musik tradisi Indonesia, teruslah berkarya, teruslah berharmony, Angklung in Harmony merayakan budaya menginpirasi generasi," ujar GKR Hemas, Sabtu (25/10/2025).
Kompetisi tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta budaya di kalangan generasi muda melalui musik tradisi angklung. Begitu juga untuk melatih keberanian, kerjasama antar tim, dan menumbuhkan nilai-nilai sportivitas serta bersaing secara sehat sejak dini.
General Manager Waterboom Joga Agus Rochiyardi menjelaskan Angklung in Harmony tahun ini sangat meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya event tersebut diikuti lebih dari 5.000 peserta.
"Ini merupakan momen yang sanga bagus bagi kami dan dapat menjadi sebuah pengalaman istimewa untuk para pengunjung yang hadir di Waterboon Jogja," katanya.
Para pengunjung yang datang di tanggal 25 dan 26 Oktober serta 1 dan 2 November 2025, bisa seru-seruan menikmati berbagai macam fasilitas wahana di Waterboom Jogja. "Pengunjung juga bisa mendapatkan tambahan hiburan dengan menyaksikan penampilan para peserta dari kompetisi ini,” kata Agus.
Angklung in Harmony dimeriahkan oleh 124 kelompok sekolah dari berbagai daerah di DIY. Dalam kompetisi bergengsi ini selain mendatangkan juri yang merupakan para seniman dan akademisi musik terkemuka di Jogja di antaranya yaitu Radyan Sugandi, Ainun Nais, dan Agnes Profit.
Ketua Panitia Angklung In Harmony #4 Nawang Wahyu P menjelaskan kompetisi tersebut menampilkan kebolehan peserta dalam bermain angklung, dengan harmonisasi yang indah untuk berjuang meimperebutkan piala dari beberapa kategori.
"Kegiatan ini termasuk rangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, para peserta wajib menampilkan satu lagu wajib serta satu lagu pilihan yang berkaitan dengan tema dan akan dibawa dengan kreativitas masing-masing," katanya.
Selain memperebutkan piala bergilir dari GKR Hemas, pihaknya juga turut menyiapkan beberapa piala lainnya di antaranya seperti Juara 1 sampai dengan Juara Harapan 2, Kategori Pemula TK, Kategori Utama TK, Kategori Umum TIK, Kategori Dasar SD, Kategori Lanjutan 50, Kategori Umum SD, Best Favorit Kostum, Best Favorit Kreativitas, Kategori Juara Terbaik, dan lainnya.
"Semua itu agar para peserta Angklung In Harmony tetap semangat dan terus memberikan motivasi ke depannya," kata Nawang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum