Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Seorang dalang cilik asal Kapanewon Saptosari menunjukan kemahirannya mendalang dalam Festival Dalang 2025 di Taman Budaya Gunungkidul di Kalurahan Logandeng, Playen. Senin (27/10/2025)/ Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 36 dalang cilik unjuk kebolehan dalam Festival Pedalangan 2025 di Joglo Taman Budaya Gunungkidul, Senin (27/10/2025). Gelaran tahunan ini bertujuan melestarikan budaya dan meregenerasi dalang di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, mengatakan festival ini dibiayai Anggaran Dana Keistimewaan (Danais) DIY. "Acara berlangsung mulai hari ini hingga Sabtu [1/11/2025]. Mudah-mudahan berjalan lancar," ujarnya.
Festival tahun ini menghadirkan kategori baru, yaitu dalang wayang golek, di samping wayang kulit. "Wayang golek diikuti perorangan, bukan perwakilan kapanewon," jelas Mantara.
Peserta berasal dari perwakilan 18 kapanewon, masing-masing mengirim dua wakil untuk kategori anak dan remaja. Total 36 dalang cilik ikut serta.
Jalur Regenerasi Menuju Nasional
Mantara menekankan, festival ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi upaya pelestarian tradisi dan pencarian bakat. "Untuk proses regenerasi. Pemenang akan maju ke tingkat DIY, lalu berpotensi lanjut ke tingkat nasional," paparnya.
Ketua Dewan Kebudayaan Kapanewon Panggang, Andi Trilaksana, mendukung penuh gelaran ini. Menurutnya, festival sangat penting untuk menjembatani regenerasi, terutama setelah wafatnya dalang kondang seperti Ki Anom Suroto.
Penggunaan Pakem Lama
Andi menambahkan, festival ini mengedepankan pakem tradisional, termasuk tata letak sinden yang menghadap ke panggung, bukan ke penonton. "Ini jadi pelajaran bagi dalang cilik. Sesuai pakem, sinden menghadap ke arah yang sama seperti dalang," jelasnya.
Festival Pedalangan 2025 diharapkan mampu melahirkan dalang cilik handal sebagai penerus dunia perwayangan di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Inspeksi mobil sebelum dijual membantu perusahaan mengetahui kondisi aktual armada, memetakan kebutuhan perbaikan, dan menentukan langkah penjualan.
BRAN menargetkan penyusunan SOTK rampung dalam 100 hari kerja dan menjajaki kerja sama dengan Komnas HAM untuk menangani konflik agraria.
Budaya pakewuh dapat menghambat perkembangan bisnis. Pelaku UMKM didorong bersikap tegas, memanfaatkan pemasaran digital, dan meningkatkan literasi untuk memper
SIM Keliling Malam Sleman hadir di Sleman City Hall pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 19.00–21.00 WIB. Simak jadwal dan syaratnya.
UII membahas sejarah kejayaan sains Islam, faktor kemundurannya, serta strategi rekonstruksi melalui kajian turats dan epistemologi Ulil Albab.