Kasasi Ditolak MA, Lurah Bohol Margana Segera Bebas Akhir Oktober
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat menanam kelapa jenis Genjah di Kalurahan Miri, Tanjungsari. Senin (29/10/2025)/ Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mendapatkan bantuan 11.000 batang bibit kelapa genjah dari pemerintah pusat. Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor kepariwisataan di Bumi Handayani.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan potensi pertanian dapat mendukung pengembangan sektor kepariwisataan. Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul yang didominasi kawasan pantai menjadi peluang bagi petani untuk memasok kelapa bagi pengunjung.
Oleh karena itu, disampaikannya, ada program bantuan bibit kelapa jenis genjah yang diberikan Kementerian Pertanian kepada kelompok tani. Total bantuan sebanyak 11.000 batang untuk petani di 13 kapanewon, meliputi Tanjungsari, Girisubo, Saptosari, Ngawen, Nglipar, Ponjong, Karangmojo, Patuk, Panggang, Purwosari, Tepus, dan Semin.
“Sudah ada daftar kelompok tani yang mendapatkan bantuan bibit kelapa ini. Rencananya bantuan mulai disalurkan pada pertengahan November mendatang,” kata Raharjo, Rabu (29/10/2025).
Bantuan ini dapat dipergunakan untuk penanaman di lahan seluas 100 hektare. Selain bibit, juga ada bantuan pupuk organik seberat 33 ton untuk para petani.
“Tujuan pemberian bibit untuk meningkatkan produktivitas kelapa secara nasional. Khusus di Gunungkidul, sebagai upaya memasok kebutuhan kelapa di kawasan pariwisata, maka harus dipelihara dengan baik agar panennya optimal,” kata mantan Kepala Bidang Tanaman Pangan ini.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mendukung upaya Kementerian Pertanian meningkatkan produktivitas kelapa di Bumi Handayani. Meski secara simbolis bantuan belum diserahkan, hal ini sudah diawali dengan penanaman bibit kelapa genjah dari Kanwil Imigrasi sebanyak 400 batang untuk warga.
Salah satunya diberikan di Kalurahan Kemiri, Tanjungsari. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat dipelihara dengan baik sehingga bisa panen dan hasilnya dirasakan para pembudidaya.
“Dengan bisa memanen kelapa jenis genjah, maka upaya meningkatkan kesejahteraan petani benar-benar dapat diwujudkan,” kata Mbak Endah.
Pada kesempatan ini, ia juga mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian produktif. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di Bumi Handayani.
“Lahannya tidak perlu luas karena bisa di sekitar pekarangan rumah, bisa ditanami berbagai sayuran yang bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Paling tidak dengan kegiatan ini bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
PNBP mencapai Rp492,3 triliun hingga September 2026. Kemenkeu berupaya menambah penerimaan saat subsidi dan kompensasi naik menjadi Rp376,8 triliun.
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah pada Sabtu. Waspadai gelombang 4 meter, banjir rob, awan Cumulonimbus, dan karhutla.
Calvin Verdonk langsung fokus ke Lille setelah membawa Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026. Lille akan menghadapi Le Havre dan Arsenal.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian pada 10 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback berdasarkan berat.
BNI menghadirkan armada BNI Layanan Gerak di PT Trijaya Sumber Semesta untuk memudahkan transaksi tunai, aktivasi wondr by BNI, serta edukasi program KUR dan FL