Wisatawan Naik, Uang Masuk Melambat: Fenomena Baru Pariwisata Sleman
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Jambu air. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jambu Air Dalhari khas Kapanewon Berbah, Sleman, resmi memperoleh perlindungan Kekayaan Intelektual melalui Sertifikat Indikasi Geografis (IG). Komoditas hortikultura ini terdaftar dengan nomor ID G 000000199, mengukuhkan keunikan dan kualitas unggulnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY, Agung Rektono Seto, menyatakan penyerahan sertifikat IG menjadi pengakuan negara atas keaslian, reputasi, dan karakteristik khas Jambu Air Dalhari yang tidak terpisahkan dari kondisi geografis dan budaya pertanian masyarakat Sleman.
"Perlindungan Indikasi Geografis bukan hanya soal legalitas, tetapi juga menjaga warisan. Pengembangannya pun menjadi lebih lancar sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi pembudidaya. Akses pasar juga menjadi lebih luas," ujar Agung, Rabu (29/10/2025).
Proses pendaftaran IG telah dimulai sejak 2023. Kemenkumham DIY terus mendorong pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok tani untuk melindungi potensi lokal melalui sistem kekayaan intelektual.
"Terdaftarnya Jambu Air Dalhari sebagai komoditas IG menambah jumlah perlindungan Indikasi Geografis di DIY. Ini merupakan komitmen bersama antara Kemenkumham, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal," tambah Agung.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyatakan pengakuan terhadap komoditas unggulan ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi masyarakat Sleman untuk menjaga kualitas dan reputasinya.
"Ke depan, Jambu Air Dalhari dapat dikenal luas di pasar nasional dan internasional. Kami akan mengupayakan peningkatan kapasitas petani dan memperkuat strategi pemasaran agar komoditas ini tidak hanya menjadi ikon baru Bumi Sumbada, tetapi juga membuka peluang ekspor," ujarnya.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Eko Sugianto Ngadirin, menekankan bahwa sertifikat IG menjadi bukti komitmen petani Sleman dalam menjaga pertanian berkelanjutan.
"Sertifikat ini penting sebagai bentuk perlindungan bersama dan upaya menghasilkan produk berkualitas untuk meningkatkan pendapatan petani," kata Eko.
Eko menambahkan, komoditas lokal unggulan dari Bumi Sumbada dapat menjadi ciri khas yang meningkatkan nilai jual produk pertanian DIY di kancah global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.