Libur Sekolah, Penumpang Kereta di Jogja Naik 21 Persen
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
Sejumlah pengemudi becak motor (bentor) di Jogja. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja telah resmi melarang operasional kendaraan bermotor roda tiga sebagai angkutan penumpang umum di Kota Jogja mulai November 2025. Meski begitu, untuk keberadaan becak motor (bentor), Pemkot Jogja tengah menyiapkan mekanisme untuk mengubahnya menjadi becak listrik (betrik).
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menuturkan rencana Pemkot Jogja untuk mengubah bentor menjadi betrik tersebut akan dilakukan pada 2026. Pada tahun tersebut, Pemkot Jogja akan menyiapkan anggaran untuk mengubah komponen pada bentor menjadi betrik.
“Kami sudah mengusulkan anggaran untuk membeli mesin listrik yang nantinya bisa dibantukan kepada pengemudi bentor. Mesinnya diturunkan, lalu diganti listrik,” katanya dalam Peresmian Area Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Masyarakat di Patangpuluhan, Jumat (14/11/2025).
Meski begitu, Hasto belum menyebut alokasi anggaran yang diperlukan untuk merealisasikan kebijakan tersebut. Terkait jumlah bentor di Jogja, Pemkot Jogja selama ini pun belum melakukan pendataan lantaran Dishub Kota Jogja tidak mengeluarkan izin operasional kendaraan tersebut.
Dia menyebut Pemkot Jogja mengambil langkah tersebut sebagai tindak lanjut larangan dari Pemda DIY untuk operasional bentor atau kendaraan roda tiga lain seperti Max Riide di Kota Jogja. Hasto mengaku pihaknya mendukung langkah Pemda DIY sebagai upaya melestarikan keberadaan kendaraan tradisional Jogja, antara lain becak dan andong.
“Becak, andong, itu ciri khas budaya. Ke depan tetap kita dorong agar becak Mataram atau becak Jogja tetap hidup. Bentor-nya yang diganti, tor-nya jadi listrik. Dari bentor jadi bentrik,” katanya. Dia pun berharap kendaraan tradisional Jogja akan tetap eksis seiring perkembangan waktu.
“Kalau sudah punya becak listrik dan andong yang tetap beroperasi, saya kira itu bagus dan ramah lingkungan, tidak ada polusi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
Lonjakan penumpang Commuter Line Jogja–Palur hingga 30% saat libur sekolah membuat KAI Commuter siagakan 34 perjalanan kereta per hari.
Peneliti menemukan enam celah keamanan pada AirDrop dan Quick Share yang berpotensi menyerang iPhone, Android, macOS, dan Windows.
Roy Suryo menghadiri sidang perdana Dokter Tifa di PN Jakarta Timur. Perkara Roy masih menunggu proses praperadilan di PN Jakarta Selatan.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) semakin mempertegas perannya sebagai motor penggerak perekonomian daerah
Program sertifikasi halal gratis telah menjangkau 1.116 desa wisata dengan 31.548 sertifikat demi memperkuat wisata ramah Muslim.