Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Foto ilustrasi Operasi Patuh 2025. - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kepolisian Resor Bantul akan menggelar Operasi Zebra Progo 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini diarahkan untuk menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sekaligus mempersiapkan kondisi arus kendaraan menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari mengatakan, dalam Operasi Zebra Progo kali ini ada delapan fokus pelanggaran yang bakal jadi sasaran utama penindakan petugas. Seluruh pelanggaran tersebut dipandang sebagai faktor signifikan penyebab kecelakaan dan potensi fatalitas di jalan raya.
“Operasi Zebra Progo 2025 ini menjadi tahapan awal untuk menyiapkan kondisi tertib di jalan raya, sekaligus mengedukasi masyarakat agar disiplin berlalu lintas menjelang libur panjang Nataru,” kata Novita, Sabtu (15/11/2025).
Penindakan akan dilakukan secara tegas berbasis teknologi, termasuk melalui pemanfaatan ETLE statis dan mobile. Kendati demikian, pendekatan preventif, humanis, dan edukatif tetap dikedepankan selama operasi berlangsung.
"Kami juga mengerahkan 150 personel dan bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait," katanya.
Adapun delapan fokus pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan meliputi mengemudi atau mengendarai kendaraan di bawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm SNI atau tidak menggunakan sabuk pengaman dan melawan arus lalu lintas.
"Kemudian juga berkendara melebihi batas kecepatan, mengonsumsi alkohol saat berkendara serta menggunakan telepon genggam saat mengemudi dan balap liar," katanya.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, penetapan delapan prioritas ini merupakan upaya memperkuat aspek keselamatan yang berfokus pada faktor manusia, kendaraan, serta sarana-prasarana. Ia menyebut Operasi Zebra sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju Operasi Lilin pada akhir tahun.
“Operasi Zebra digelar bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar tertib dan selamat di jalan raya,” katanya.
Rita juga mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas agar potensi kecelakaan dan fatalitas dapat ditekan. Ia berharap seluruh warga Bantul dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.
“Kami berharap kepada masyarakat agar selalu tertib dalam berlalu lintas jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Mari kita sama-sama jaga sehingga masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.