PP Aisyiyah Perkuat Dakwah Kemanusiaan, Buka 116 Posbakum
Aisyiyah menegaskan dakwah kemanusiaan, penguatan Posbakum, dan peran perempuan dalam perdamaian global di tengah meningkatnya konflik dunia.
Damri./ damri.co.id
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Jogja kini dapat memanfaatkan layanan Bus DAMRI dengan tarif Rp80.000 untuk menuju Bandara YIA dari berbagai titik keberangkatan.
Bus DAMRI dari Kota Jogja menuju bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo bisa dakses melalui berbagai lokasi pemberhentian.
Layanan transportasi DAMRI bisa Anda manfaatkan jika ingin menuju Bandara YIA.
Berikut jadwalnya, Selasa (25/11/2025)
Sleman City Hall ke Bandara YIA
Pukul 07.00 WIB-19.00 WIB
Harga tiket Rp80.000
Berangkat setiap 60 menit, tiket tidak dapat dilakukan refund atau reschedule
Terminal Condongcatur ke Bandara YIA
Pukul 04.00 WIB-15.00 WIB
Harga tiket Rp80.000
Berangkat setiap 60 menit, tiket tidak dapat dilakukan refund atau reschedule
Pool Damri Yogyakarta ke Bandara YIA
Pukul 04.00 WIB-12.00 WIB
Harga tiket Rp80.000
Tiket tidak dapat dilakukan refund atau reschedule
Park and Ride Gamping ke Bandara YIA
Pukul 04.30 WIB-15.30 WIB
Harga tiket Rp80.000
Tiket tidak dapat dilakukan refund atau reschedule
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aisyiyah menegaskan dakwah kemanusiaan, penguatan Posbakum, dan peran perempuan dalam perdamaian global di tengah meningkatnya konflik dunia.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.