TKD Pengganti YIA Masih Mandek, Warga Temon Desak Pemkab Bergerak
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Ilustrasi Pantai Kulonprogo. /Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) semakin dekat. Sejumlah destinasi pantai di Kulonprogo diprediksi kembali menjadi magnet bagi wisatawan. Menghadapi potensi lonjakan pengunjung di tengah musim hujan, Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo menyiapkan pemasangan bendera imbauan keselamatan di sepanjang garis pantai selatan.
Koordinator Satlinmas Rescue Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, mengatakan bendera tersebut akan menjadi panduan agar wisatawan lebih waspada terhadap kondisi pantai selatan yang dikenal berombak tinggi dan rawan bagi aktivitas berenang.
“Rencananya kita pasang bendera imbauan seperti umbul-umbul. Mulai dari Pantai Trisik di timur sampai Pantai Congot di ujung barat Kulonprogo,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Aris menegaskan, bendera peringatan akan ditempatkan di titik-titik strategis agar mudah terlihat wisatawan. Ia berharap upaya ini mampu meminimalisasi kecelakaan laut selama libur Nataru. “Sepertinya Nataru kali ini akan banyak pengunjungnya dibanding tahun lalu,” tambahnya.
Berdasarkan pengalaman libur Nataru sebelumnya, kawasan pantai Kulonprogo relatif aman tanpa adanya insiden wisatawan terseret ombak. Meski begitu, Aris mengingatkan agar kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Selain bendera imbauan, jumlah personel penjaga pantai juga akan ditingkatkan pada masa puncak kunjungan.
“Kalau hari biasa maksimal 10 orang yang piket, tapi saat malam tahun baru seluruh petugas bisa bersiaga hingga keesokan harinya,” jelas Aris.
Tidak hanya pantai, kawasan Waduk Sermo juga bersiap menghadapi lonjakan wisatawan, khususnya pengunjung yang ingin berkemah. Koordinator SRI Waduk Sermo, Heriyanto, menyebut jumlah wisatawan biasanya meningkat drastis saat malam pergantian tahun.
“Kami juga akan bersiaga penuh saat malam pergantian tahun,” ujarnya. Ia mencatat pada momen Nataru sebelumnya, jumlah pengunjung yang ngecamp di Waduk Sermo bisa mencapai seribuan orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.