Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com,SLEMAN—Pemkab Sleman menaikkan anggaran beasiswa Sleman Pintar 2026 menjadi Rp20 miliar untuk memperkuat pembangunan SDM dan akses pendidikan masyarakat.
Tidak cukup jika hanya menambah anggaran, pembangunan SDM berkelanjutan perlu diselenggarakan secara sistematis sesuai tujuan. Oleh sebab itu, perlu ada ruang khusus untuk saling menyamakan tujuan.
Oleh karena itu, Pemkab Sleman menggelar pertemuan dengan orang tua siswa dan penerima beasiswa serta sejumlah rektor perguruan tinggi di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Jumat (28/11/2025).
Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Sigit Indarto, mengatakan pertemuan dengan orang tua dan penerima beasiswa ini merupakan tindak lanjut sosialisasi beasiswa Sleman Pintar sekaligus menjadi kesempatan dialog antara Pemkab Sleman dengan penerima beasiswa, orang tua, dan rektor.
Lewat dialog, baik Pemkab Sleman maupun penerima manfaat, orang tua, dan rektor bisa saling memberikan masukan. Masukan ini akan bermanfaat untuk penyelenggaraan program tersebut tahun depan. Pasalnya, ada lebih banyak perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemkab Sleman menyusul kenaikan anggaran program ini.
“Program ini sudah memasuki tahun keempat pelaksanaan. Penerima beasiswa Sleman Pintar tahun 2022 yang lulus sudah 92 orang. Kalau tahun ini, ada 206 penerima beasiswa,” kata Sigit.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan bahwa program beasiswa Sleman Pintar merupakan salah satu program unggulan Pemkab Sleman dalam rangka memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Program beasiswa ini menjadi salah satu langkah nyata dalam merealisasikan arah kebijakan Pemkab Sleman untuk memastikan sekurang-kurangnya ada satu sarjana dalam satu keluarga. Akses pendidikan ini, menurutnya, menjadi salah satu modal dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Danang optimistis para penerima beasiswa nantinya dapat mengangkat derajat perekonomian keluarga serta meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga.
“Mohon maaf, mungkin masih banyak anak-anak yang terkendala biaya saat akan melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA. Maka dari itu, Pemkab Sleman hadir memberikan kesempatan akses pendidikan bagi anak-anak yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikannya dan terkendala biaya melalui program beasiswa,” kata Danang.
Danang berpesan kepada para penerima beasiswa untuk berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan kewajibannya, dalam hal ini menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia mengharapkan dukungan dari seluruh orang tua para penerima beasiswa sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan langsung agar penerima beasiswa dapat melaksanakan kewajibannya serta menyelesaikan pendidikannya dengan hasil yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Presiden Prabowo menargetkan persoalan sampah di seluruh Indonesia tuntas dalam satu tahun guna memperkuat daya saing sektor pariwisata.
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Presiden Prabowo menjajal Kereta Nusantara Explorer dan menghadiri akad massal 62.000 KPR subsidi FLPP dalam kunjungan kerja di Jawa Tengah.
Pemkab Bantul memproses pengaktifan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan bebas kasus TKD berkekuatan hukum tetap.