Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com,SLEMAN—Pemkab Sleman menaikkan anggaran beasiswa Sleman Pintar 2026 menjadi Rp20 miliar untuk memperkuat pembangunan SDM dan akses pendidikan masyarakat.
Tidak cukup jika hanya menambah anggaran, pembangunan SDM berkelanjutan perlu diselenggarakan secara sistematis sesuai tujuan. Oleh sebab itu, perlu ada ruang khusus untuk saling menyamakan tujuan.
Oleh karena itu, Pemkab Sleman menggelar pertemuan dengan orang tua siswa dan penerima beasiswa serta sejumlah rektor perguruan tinggi di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Jumat (28/11/2025).
Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Sigit Indarto, mengatakan pertemuan dengan orang tua dan penerima beasiswa ini merupakan tindak lanjut sosialisasi beasiswa Sleman Pintar sekaligus menjadi kesempatan dialog antara Pemkab Sleman dengan penerima beasiswa, orang tua, dan rektor.
Lewat dialog, baik Pemkab Sleman maupun penerima manfaat, orang tua, dan rektor bisa saling memberikan masukan. Masukan ini akan bermanfaat untuk penyelenggaraan program tersebut tahun depan. Pasalnya, ada lebih banyak perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemkab Sleman menyusul kenaikan anggaran program ini.
“Program ini sudah memasuki tahun keempat pelaksanaan. Penerima beasiswa Sleman Pintar tahun 2022 yang lulus sudah 92 orang. Kalau tahun ini, ada 206 penerima beasiswa,” kata Sigit.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan bahwa program beasiswa Sleman Pintar merupakan salah satu program unggulan Pemkab Sleman dalam rangka memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Program beasiswa ini menjadi salah satu langkah nyata dalam merealisasikan arah kebijakan Pemkab Sleman untuk memastikan sekurang-kurangnya ada satu sarjana dalam satu keluarga. Akses pendidikan ini, menurutnya, menjadi salah satu modal dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Danang optimistis para penerima beasiswa nantinya dapat mengangkat derajat perekonomian keluarga serta meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga.
“Mohon maaf, mungkin masih banyak anak-anak yang terkendala biaya saat akan melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA. Maka dari itu, Pemkab Sleman hadir memberikan kesempatan akses pendidikan bagi anak-anak yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikannya dan terkendala biaya melalui program beasiswa,” kata Danang.
Danang berpesan kepada para penerima beasiswa untuk berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan kewajibannya, dalam hal ini menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia mengharapkan dukungan dari seluruh orang tua para penerima beasiswa sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan langsung agar penerima beasiswa dapat melaksanakan kewajibannya serta menyelesaikan pendidikannya dengan hasil yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Head to head Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda terakhir menang pada 2016 dan tanpa kemenangan dalam 6 laga berikutnya.
Pemerintah membuka registrasi Perlinsos Digital untuk memutakhirkan data calon penerima bansos yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan pada 2027. Masyaraka
Grammy Awards 2027 tetap akan menghadirkan kategori Best Asian Pop Music Performance meski sebelumnya menuai perdebatan di kalangan musisi. Recording Academy me
Kapolri Suyudi Ario Seto memutasi 88 perwira melalui ST/2205/X/KEP./2026. Sejumlah jabatan utama Mabes Polri ikut berganti.
Alice Walton menambah kekayaan US$33 miliar menjadi US$134 miliar dalam daftar Forbes 2026. Ini sumber kekayaan dan bisnisnya.