Abrasi Putus Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul, Warga Terpaksa Memutar
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Foto ilustrasi aktivitas nyadran
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kebudayaan Bantul menyebut dua desa di wilayahnya telah ditetapkan sebagai Desa Mandiri Budaya pada tahun ini, yakni Pleret dan Wukirsari. Dengan tambahan tersebut, total ada 12 desa mandiri budaya di wilayah ini, yaitu Sabdodadi, Bangunjiwo, Gilangharjo, Panggungharjo, Trimurti, Mulyodadi, Srigading, Srimulyo, Sitimulyo, Triwidadi, Pleret, dan Wukirsari.
Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Yanatun Yunadiana, menjelaskan, penetapan status Desa Mandiri Budaya bukan proses instan. Sebuah desa harus lebih dulu melewati tahapan desa rintisan budaya dan desa budaya. Pada tahap rintisan, pihaknya memberi berbagai fasilitas, antara lain festival rintisan desa budaya, pentas warisan budaya tak benda, hingga pawiyatan pranatacara dan gamelan. Pendampingan dilakukan minimal selama satu tahun sebelum desa diverifikasi.
“Persyaratan pengajuan desa mandiri budaya, syaratnya desa itu harus berstatus desa budaya dengan kriteria minimal berkembang,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Setiap tahun Pemkab Bantul melakukan pendampingan bagi kalurahan yang berpotensi naik status. Dalam proses itu, desa harus menunjukkan adanya aktivitas yang menguatkan ekosistem budaya, seperti pariwisata, pemberdayaan UKM, serta pemberdayaan perempuan.
Ketika desa diajukan untuk seleksi, mereka wajib menyiapkan rancangan program tiga tahun yang mencakup pengelolaan potensi budaya, kewirausahaan, pelayanan publik prima, hingga wisata. “Itu yang nanti harus dirancang, paling tidak selama tiga tahun ke depan, yaitu pengelolaan potensi unggulan di desa itu,” kata Yanatun.
Jika sudah mencapai level Desa Mandiri Budaya, desa berhak mendapat dukungan dari Pemerintah DIY, mulai dari pembangunan balai budaya, penguatan ekonomi kreatif, hingga pembinaan lintas sektor seperti koperasi, pariwisata, dan pemberdayaan perempuan.
"Kami menargetkan lebih banyak desa mampu mandiri mengembangkan potensi budaya sekaligus menggerakkan ekonomi warganya, sehingga aktivitas kebudayaan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.