Gunungkidul Bidik Pengurangan Sampah Organik hingga 40 Persen
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi saat ditemui di ruangannya, Selasa (19/3/2024). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul bersama Polres Bantul mulai mematangkan skema rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, menyatakan skema pengamanan sedang dimatangkan bersama Polres Bantul. Pekan ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam menentukan manajemen lalu lintas yang optimal. Koordinasi ini penting untuk memastikan kelancaran arus kendaraan selama masa liburan.
Menurut Singgih, pos terpadu nantinya juga akan didirikan di sekitar Jembatan Kabanaran sebagai salah satu titik utama pengamanan arus kendaraan. Pos tersebut diprakarsai oleh Dinas Perhubungan DIY dan akan dioperasikan secara kolaboratif bersama Dishub dan Polres Bantul.
"Salah satu fokus utamanya nanti di Jembatan Kabanaran dan kami yang memfasilitasi posnya dengan personel petugas gabungan," katanya, Rabu (10/12/2025).
Selain pos terpadu di Jembatan Kabanaran, pengamanan di titik lain akan dilakukan secara mobile. Pola ini diterapkan baik pada malam Natal, perayaan Natal, hingga malam pergantian tahun. Simpang-simpang yang selama ini menjadi fokus pengamanan pada setiap agenda Nataru juga akan kembali dijaga sesuai pola rutin.
"Misalnya di kawasan Ringroad Selatan, Jalan Parangtritis arah ke pantai serta pertigaan Tembi," ujarnya.
Terkait rekayasa lalu lintas dan pola pengamanan secara detail, hal itu akan dibahas dalam rapat koordinasi minggu ini. Pertemuan tersebut digelar oleh Pemda DIY dengan melibatkan 17 kapanewon agar pengaturan lalu lintas berjalan terpadu di seluruh wilayah Bantul. Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama.
"Kami dan Polres telah menyiapkan masing-masing rencana pengamanan yang selanjutnya akan disinergikan dalam rakor tersebut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.