Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memperketat persiapan jalur wisata jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), terutama akses menuju Tebing Breksi dan kawasan Kaliurang. Dishub Sleman memastikan pengamanan jalur tanjakan curam dan kelancaran arus kendaraan tetap menjadi prioritas.
Dishub menyebut tanjakan menuju Tebing Breksi yang mencapai kemiringan 40° membutuhkan pengawasan ekstra. Selain memasang banner informasi, petugas ganjal ban akan disiagakan untuk mengantisipasi kendaraan yang tidak kuat menanjak. Jalur alternatif dari Prambanan menuju Breksi sepanjang 5,5 km yang sudah dilengkapi PJU juga mulai disosialisasikan kepada wisatawan.
Untuk jalur wisata Kaliurang, Dishub tidak menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus dan meminta Dispar mempercepat layanan tiket masuk melalui sistem jemput bola untuk mengurai antrean. Wisatawan juga disarankan memanfaatkan jalur pulang di sisi barat dekat Museum Gunungapi Merapi jika terjadi kepadatan.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Marjana, mengatakan tanjakan menuju Tebing Breksi tergolong curam dengan kemiringan 40°. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan kesiapan pengelola wisata dan pengamanan masyarakat swakarsa (pam swakarsa).
“Jalan menuju Tebing Breksi kan menanjak. Kalau jalanan penuh kendaraan dan tidak ada pengondisian di bawah, nanti kendaraan di tengah harus antre. Perlu ada petugas ganjal ban juga,” kata Marjana ditemui di kantornya, Rabu (10/12/2025).
Petugas ganjal ban memang diperlukan. Dishub akan berkoordinasi lagi untuk mempersiapkan petugas ini. Jika ada kendaraan tidak kuat menanjak dan tidak ada petugas, mobil bisa meluncur ke bawah.
Ia menambahkan Dishub juga akan memasang banner informasi yang berisi rambu-rambu jika ingin berwisata ke Tebing Breksi dan sekitarnya. Adapun rambu paten untuk menurunkan kecepatan, tanjakan, dan turunan telah terpasang sejak lama. “Apalagi jalan menuju Tebing Breksi kan dua arah, dari atas dan bawah,” katanya.
Selain jalur utama dari Klaten atau Solo ke Kota Jogja, wisatawan bisa lewat jalur alternatif dari Prambanan ke Tebing Breksi via Jalan Baru (Simpang 3 Pasar Prambanan – Tebing Breksi). Jalur baru ini merentang 5,5 km dan seluruh segmen sudah terpasang penerangan jalan umum.
Adapun untuk jalur menuju Kawasan Wisata Kaliurang, Dishub tidak akan melakukan rekayasa lalu lintas meski diperkirakan ada peningkatan volume kendaraan di Jalan Kaliurang. Marjana meminta Dinas Pariwisata (Dispar) untuk berkoordinasi dengan petugas TPR untuk ikut mengurai kendaraan.
Petugas bisa melakukan jemput bola pemberian tiket masuk. Dengan begitu tidak akan banyak antrean kendaraan.
“Rekayasa lalu lintas kalau terjadi kepadatan [potensi macet]. Dishub juga harus berkoordinasi dengan kepolisian. Kalau melihat nataru tahun lalu juga tidak ada rekayasa lalin. Kami sudah biasa menghadapi arus kendaraan libur panjang nataru,” ucapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Sebanyak 20 pemain muda Ethiopia dilaporkan menghilang usai mengikuti Gothia Cup 2026 di Swedia. Polisi menyebut mereka diduga pergi atas kemauan sendiri tanpa
China resmi larang warganya berpacaran dengan AI di tengah krisis populasi. Pengguna chatbot patah hati setelah fitur AI pendamping dinonaktifkan
Beban pegawai dalam APBN 2025 mencapai Rp512,60 triliun, naik 7,58% dibandingkan 2024. Polri, Kemenhan, dan Kemenag menjadi instansi dengan beban pegawai terbes
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division dengan hadiah juara mencapai US$1 juta.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!