Seleksi Sekda Sleman Masuk Tahap Akhir, Tiga Nama Disiapkan
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memperketat persiapan jalur wisata jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), terutama akses menuju Tebing Breksi dan kawasan Kaliurang. Dishub Sleman memastikan pengamanan jalur tanjakan curam dan kelancaran arus kendaraan tetap menjadi prioritas.
Dishub menyebut tanjakan menuju Tebing Breksi yang mencapai kemiringan 40° membutuhkan pengawasan ekstra. Selain memasang banner informasi, petugas ganjal ban akan disiagakan untuk mengantisipasi kendaraan yang tidak kuat menanjak. Jalur alternatif dari Prambanan menuju Breksi sepanjang 5,5 km yang sudah dilengkapi PJU juga mulai disosialisasikan kepada wisatawan.
Untuk jalur wisata Kaliurang, Dishub tidak menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus dan meminta Dispar mempercepat layanan tiket masuk melalui sistem jemput bola untuk mengurai antrean. Wisatawan juga disarankan memanfaatkan jalur pulang di sisi barat dekat Museum Gunungapi Merapi jika terjadi kepadatan.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Marjana, mengatakan tanjakan menuju Tebing Breksi tergolong curam dengan kemiringan 40°. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan kesiapan pengelola wisata dan pengamanan masyarakat swakarsa (pam swakarsa).
“Jalan menuju Tebing Breksi kan menanjak. Kalau jalanan penuh kendaraan dan tidak ada pengondisian di bawah, nanti kendaraan di tengah harus antre. Perlu ada petugas ganjal ban juga,” kata Marjana ditemui di kantornya, Rabu (10/12/2025).
Petugas ganjal ban memang diperlukan. Dishub akan berkoordinasi lagi untuk mempersiapkan petugas ini. Jika ada kendaraan tidak kuat menanjak dan tidak ada petugas, mobil bisa meluncur ke bawah.
Ia menambahkan Dishub juga akan memasang banner informasi yang berisi rambu-rambu jika ingin berwisata ke Tebing Breksi dan sekitarnya. Adapun rambu paten untuk menurunkan kecepatan, tanjakan, dan turunan telah terpasang sejak lama. “Apalagi jalan menuju Tebing Breksi kan dua arah, dari atas dan bawah,” katanya.
Selain jalur utama dari Klaten atau Solo ke Kota Jogja, wisatawan bisa lewat jalur alternatif dari Prambanan ke Tebing Breksi via Jalan Baru (Simpang 3 Pasar Prambanan – Tebing Breksi). Jalur baru ini merentang 5,5 km dan seluruh segmen sudah terpasang penerangan jalan umum.
Adapun untuk jalur menuju Kawasan Wisata Kaliurang, Dishub tidak akan melakukan rekayasa lalu lintas meski diperkirakan ada peningkatan volume kendaraan di Jalan Kaliurang. Marjana meminta Dinas Pariwisata (Dispar) untuk berkoordinasi dengan petugas TPR untuk ikut mengurai kendaraan.
Petugas bisa melakukan jemput bola pemberian tiket masuk. Dengan begitu tidak akan banyak antrean kendaraan.
“Rekayasa lalu lintas kalau terjadi kepadatan [potensi macet]. Dishub juga harus berkoordinasi dengan kepolisian. Kalau melihat nataru tahun lalu juga tidak ada rekayasa lalin. Kami sudah biasa menghadapi arus kendaraan libur panjang nataru,” ucapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Bupati Gunungkidul dorong batik motif tawon sebagai ikon daerah. Sarat filosofi dan berpotensi tingkatkan ekonomi masyarakat.
California tetapkan darurat akibat tangki kimia berisiko meledak di Orange County. Suhu terus naik, potensi ledakan diwaspadai.
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Salad jadi pilihan sehat rendah kalori yang bantu pencernaan dan diet. Simak manfaat dan resep salad segar untuk musim panas.
Kecelakaan Gus Hilman di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) diduga akibat sopir mengantuk. Dua staf meninggal, polisi masih selidiki.