Harga LPG Non-Subsidi di Kulonprogo Naik Rp10 Ribu
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Istimewa - kondisi hiu paus terdampar di Pantai Glagah pada Kamis (11/12/2025) malam
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seekor hiu paus berukuran besar terdampar di pesisir Pantai Glagah, Kabupaten Kulonprogo, pada Kamis (11/12/2025) malam. Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah langsung menindaklanjuti temuan tersebut karena saat pertama kali ditemukan, hewan laut itu masih dalam kondisi hidup.
Koordinator SRI Wilayah V, Aris Widiatmoko, mengatakan hiu paus—yang juga dikenal dengan sebutan nogo lintang—terdampar sekitar pukul 21.50 WIB. “Awalnya ikan hiu paus ini terdampar di sisi barat pemecah ombak baru Pantai Glagah,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Aris menjelaskan bahwa hiu paus itu pertama kali terlihat oleh personel SRI yang sedang berpatroli. Saat ditemukan, hewan tersebut masih hidup tetapi kondisinya sangat lemas.
“Panjang hiu paus ini sekitar empat sampai lima meter,” jelasnya. Karena hiu paus tersebut masih hidup, petugas SRI bersama Polairud berinisiatif mendorongnya kembali ke laut agar bisa berenang menuju perairan dalam.
Pada Jumat pagi, hiu paus itu diketahui telah kembali ke lautan lepas. Namun Aris menyebut pihaknya tidak bisa memastikan apakah hewan tersebut berhasil bertahan. “Kami tidak bisa memastikan apakah masih hidup atau sudah mati, tetapi kemungkinan besar kondisinya sudah mati,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai faktor bisa menjadi penyebab hiu paus dengan bobot besar terdampar ke tepi pantai. “Bobot pastinya kami tidak mengetahui karena langsung kami lepaskan kembali,” imbuhnya.
Kejadian hewan laut terdampar di kawasan tersebut bukan pertama kalinya. Pada Minggu (30/11/2025), seekor penyu lekang berbobot sekitar 25 kilogram juga ditemukan terdampar di sekitar Pantai Glagah. “Saat ditemukan penyu lekang sudah mati sehingga kami kubur agar tidak menimbulkan bau,” ujar Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.