Pemkab Gunungkidul Yakin Perda Tata Ruang Wilayah Terbit Sebelum 7 Oktober
Pemkab Gunungkidul yakin Perda RTRW segera terbit sebelum 7 Oktober untuk mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 40 calon jemaah haji asal Gunungkidul menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada 2026 karena faktor ekonomi, kesehatan, dan kesiapan keluarga.
Kementerian Agama (Kemenag) memastikan hal ini tidak akan memengaruhi total kuota pemberangkatan dari Bumi Handayani.
Jabatan Fungsional Umum di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Gunungkidul, Tomi Adhe Krisna, mengungkapkan bahwa proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2026 tahap pertama akan ditutup pada Selasa (23/12/2025).
Hingga Senin (22/12/2025) siang, tercatat dari 347 calon jemaah yang wajib lunas, baru sebanyak 259 orang yang sudah melakukan pembayaran penuh. "Pelunasan masih kami tunggu hingga besok sore," ujar Tomi saat dihubungi, Senin.
Tomi menjelaskan, penundaan keberangkatan oleh 40 calon jemaah tersebut didasari oleh berbagai faktor personal. Selain alasan ekonomi dan kesehatan, beberapa jemaah memilih mundur untuk menunggu kesiapan keluarga atau mahram agar bisa berangkat bersama di tahun berikutnya.
Selain penundaan sukarela, terdapat dua calon jemaah yang dipastikan gagal berangkat tahun depan karena tidak lolos tahapan pemeriksaan kesehatan (istitha'ah kesehatan).
Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kekosongan kursi akibat jemaah yang mundur. Tomi memastikan kuota tersebut akan langsung dialihkan kepada jemaah di daftar cadangan, pendamping lansia, maupun disabilitas.
"Jika ada yang tidak berangkat, sudah dipersiapkan penggantinya. Jadi, kuota Gunungkidul tetap terserap maksimal," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh, menyebutkan bahwa kuota haji Gunungkidul untuk tahun depan ditetapkan sebanyak 325 jemaah.
"Dari total 325 calon jemaah tersebut, terdapat alokasi khusus untuk jemaah lanjut usia (lansia) sebanyak 12 orang," jelas Taufik.
Siapkan 92 Jemaah Cadangan
Untuk mengantisipasi pembatalan atau penundaan lebih lanjut, Kemenag Gunungkidul telah menyiapkan 92 jemaah cadangan. Daftar cadangan ini disusun berdasarkan urutan antrean pendaftaran yang sudah ada.
"Mudah-mudahan semua proses administrasi dan persiapan jemaah, baik daftar utama maupun cadangan, dapat berjalan lancar hingga hari keberangkatan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul yakin Perda RTRW segera terbit sebelum 7 Oktober untuk mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.