Gegara Standar Medsos, Anak Muda Bantul Pilih Menunda Pernikahan
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Minat aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bantul untuk bergabung sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mencatat pendaftaran anggota KDMP dilakukan secara terdesentralisasi di masing-masing kalurahan sesuai domisili KTP, sehingga belum ada rekapitulasi jumlah ASN yang mendaftar secara keseluruhan.
Antusiasme ASN terlihat signifikan, terutama dalam sepekan terakhir, seiring meningkatnya kesadaran untuk terlibat dalam penguatan ekonomi berbasis koperasi di tingkat desa.
Kepala DKUKMPP Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melakukan pendataan jumlah pendaftar secara keseluruhan. Hal tersebut lantaran pendaftaran dilakukan di masing-masing KDMP kalurahan sesuai domisili KTP ASN yang bersangkutan.
“Sampai sekarang kami belum melakukan penjumlahan berapa yang sudah masuk,” kata Prapta, Senin (22/12/2025).
Meski belum ada angka pasti, Prapta memastikan minat ASN untuk bergabung cukup tinggi. Ia menyebut dalam sepekan terakhir sudah banyak ASN yang mendaftarkan diri sebagai anggota KDMP.
“Pekan ini sama pekan sebelumnya sudah banyak yang daftar,” ujarnya.
Prapta menjelaskan, mekanisme pendaftaran KDMP berbasis wilayah administrasi kalurahan. ASN Bantul diwajibkan mendaftar di KDMP sesuai domisili KTP masing-masing. Dengan skema tersebut, jumlah pendaftar di setiap KDMP bisa berbeda-beda, tergantung sebaran ASN di wilayah kalurahan terkait.
“Itu ASN Bantul sesuai domisili masing-masing. Contohnya, ASN Bantul yang ber-KTP Kalurahan Bantul, daftarnya di KDMP Kalurahan Bantul,” katanya.
“Jadi yang mendaftar di KDMP bisa berbeda-beda, sesuai jumlah ASN di wilayah kalurahan yang bersangkutan,” ujar Prapta.
Selain pendaftaran anggota, DKUKMPP Bantul juga menyiapkan pengembangan KDMP baru. Dalam waktu dekat, direncanakan akan dibentuk 10 KDMP baru yang tersebar di sejumlah kalurahan. “Iya, ada rencana 10 KDMP baru,” kata Prapta.
Adapun 10 kalurahan yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan KDMP baru tersebut meliputi Pleret, Trimurti, Baturetno, Tirtonirmolo, Srigading, Girirejo, Wukirsari, Selopamioro, Murtigading, dan Donotirto.
Pembentukan KDMP baru ini diharapkan dapat memperluas partisipasi ASN maupun masyarakat dalam penguatan ekonomi berbasis koperasi di tingkat kalurahan di Kabupaten Bantul.
Selain pendaftaran anggota, Pemkab Bantul juga merencanakan pembentukan 10 KDMP baru sebagai langkah memperluas partisipasi ASN dan masyarakat dalam mendukung ekonomi kerakyatan berbasis kalurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.