Seleksi Sekda Sleman Masuk Tahap Akhir, Tiga Nama Disiapkan
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Antrean di Kopi Klotok, Sleman./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN— Pergerakan masyarakat pada libur Natal 2025 mulai terasa, seiring meningkatnya arus wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menjadi salah satu destinasi favorit nasional. Sejumlah objek wisata alam dan kuliner bersiap menyambut kunjungan pelancong, termasuk wisata kuliner legendaris Kopi Klotok di Kalurahan Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Sleman.
Manajer Kopi Klotok, Prita Damayanti, mengatakan jumlah pengunjung mulai mengalami peningkatan sejak Senin (22/12/2025). Kenaikan kunjungan tercatat sekitar 20% dibandingkan hari biasa, meski belum menyamai periode libur Natal tahun lalu.
“Sejak Senin mulai ramai, ada kenaikan sekitar 20 persen. Tapi memang belum bisa menyamai tahun lalu,” ujar Prita ditemui di Kopi Klotok, Selasa (23/12/2025).
Dia menjelaskan, pada akhir pekan normal di luar hari besar keagamaan, jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 500 orang. Menjelang H-2 Hari Raya Natal 2025, angka kunjungan setidaknya mendekati jumlah tersebut.
“Namun tetap kalah dibanding akhir pekan. Kalau tahun lalu antrean pesan menu bisa sampai perempatan sisi barat, sekarang hanya sampai tempat cuci tangan dekat pintu masuk. Kami masih menunggu perkembangan arus pengunjung ke depan,” katanya.
Prita memprediksi puncak kunjungan akan terjadi pada Rabu (24/12) hingga Kamis (25/12/2025). Namun, ia belum dapat memperkirakan besaran peningkatan yang akan terjadi. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang melambat serta jarak waktu yang relatif dekat dengan bulan puasa menjadi salah satu faktor penahan pergerakan wisatawan.
“Di tempat wisata kuliner lain juga terlihat kondisinya hampir sama,” ungkapnya.
Berdasarkan data internal, mayoritas pengunjung Kopi Klotok berasal dari Pulau Jawa, sementara wisatawan dari luar Pulau Jawa mencapai sekitar 20%. Untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan, pengelola telah menyiapkan area parkir tambahan serta tempat berteduh bagi pengunjung apabila hujan turun.
Prita pun mengimbau wisatawan tidak perlu khawatir kehabisan tempat saat berkunjung. Menurutnya, perputaran pengunjung berlangsung cukup cepat..“Pengunjung itu datang dan pergi, jadi tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat,” katanya.
Ia menambahkan, Kopi Klotok mulai ramai sejak pukul 07.00 WIB. Memasuki sore hari, arus pengunjung biasanya mulai melandai sehingga bisa dimanfaatkan wisatawan untuk mencari tempat kosong.
Pantauan Harianjogja.com pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB menunjukkan kondisi Kopi Klotok relatif lengang. Antrean panjang seperti saat libur Idulfitri 2025 belum terlihat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.