Pemkot Jogja Target Kurangi Kawasan Kumuh 13,72 Hektare pada 2026
Pemkot Jogja menargetkan penanganan kawasan kumuh seluas 13,72 hektare pada 2026 melalui konsolidasi lahan, program M3K, dan penataan permukiman.
Instagram: Geganajogja
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY melakukan sterilisasi dan pengamanan ketat di delapan gereja besar di Kota Jogja menjelang perayaan Natal 2025.
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah.
Wadanden Gegana Satbrimob Polda DIY, AKP Edi Efiyanto, menjelaskan bahwa rangkaian sterilisasi dimulai dari Gereja St. Antonius Padua Kotabaru, kemudian dilanjutkan ke:
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, pihak kepolisian menyatakan seluruh gereja dalam kondisi aman untuk perayaan Natal.
Deteksi Bahan Peledak Menggunakan Unit K9 dan Teknologi Radiologi
AKP Edi Efiyanto menegaskan bahwa dalam proses sterilisasi, pihaknya tidak menemukan benda mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak maupun benda berbahaya lainnya, khususnya di Gereja Kotabaru.
“Sterilisasi melibatkan anjing pelacak atau unit K9 yang memiliki spesialisasi mendeteksi bahan peledak. Selain itu, petugas menggunakan peralatan teknologi canggih untuk mendeteksi logam, bahan kimia, hingga radiologi,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).
Pengamanan serupa juga dilakukan di beberapa gereja besar di wilayah DIY lainnya, seperti Gereja Banteng di Sleman dan Gereja Ganjuran di Bantul, guna memastikan kondusivitas lingkungan gereja secara luas.
Jadwal Misa Natal dan Imbauan bagi Jemaat
Kabid Rumah Tangga Gereja Katolik St. Antonius Padua Kotabaru, Tuning Dwi Eko, menuturkan bahwa gereja tersebut akan menggelar enam kali misa Natal.
Jadwal Misa Natal 2025 di Gereja Kotabaru:
Mengingat jumlah jemaat yang diperkirakan mencapai 6.000 orang, pihak gereja menjadikan keamanan sebagai prioritas utama. Jemaat diimbau untuk bekerja sama dengan mengikuti aturan keamanan yang berlaku.
“Jemaat diminta tidak membawa tas besar. Jika membawa tas besar, wajib dititipkan di pos keamanan. Tas kecil tetap akan diperiksa, dan umat diimbau tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan,” pungkas Tuning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menargetkan penanganan kawasan kumuh seluas 13,72 hektare pada 2026 melalui konsolidasi lahan, program M3K, dan penataan permukiman.
Program BSPS naik jadi 400 ribu unit. Pemerintah beri KUR bunga rendah dan pembiayaan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Sleman bongkar 12 bangunan ilegal di atas irigasi Ngaglik. Saluran air sempat terganggu, kini segera dipulihkan.
Lenovo luncurkan AI Student Phone tanpa game dan medsos. Fokus belajar, dilengkapi kontrol orang tua dan pelacakan GPS.
Menko Muhaimin pastikan pasien kronis tetap terlindungi JKN. Pemerintah siapkan tambahan anggaran Rp20 triliun untuk layanan kesehatan.
YPI RUS Kudus siapkan SMP Internasional berbasis Cambridge, bilingual, dan vokasi untuk cetak generasi unggul berdaya saing global.