Seleksi Sekda Sleman Masuk Tahap Akhir, Tiga Nama Disiapkan
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Satu Jeep Wisata sedang melintas ruas jalan di Kawasan Kaliurang, Kalurahan Umbuharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Senin (31/3/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman menegaskan konsep value for money menjadi keunggulan utama destinasi wisata di Bumi Sembada.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Sleman, Kus Endarto, menjelaskan bahwa keterjangkauan biaya tidak serta-merta berarti "murah" secara nominal. Menurutnya, indeks wisata murah yang ideal adalah ketika harga yang ditawarkan terjangkau, namun tingkat kepuasan yang diperoleh wisatawan justru melebihi ekspektasi.
Kus menjelaskan bahwa indikator utama daya tarik Sleman mengacu pada prinsip value for money. Prinsip ini menitikberatkan pada keseimbangan antara manfaat atau pengalaman yang diperoleh dengan jumlah uang yang dikeluarkan oleh wisatawan.
“Wisatawan nusantara maupun mancanegara kini bisa menikmati wisata petualangan dengan kualitas tinggi namun harga tetap terjangkau. Ketika mereka membayar sejumlah uang, harapan mereka adalah mendapatkan pengalaman yang setara atau bahkan lebih besar,” ujar Kus saat dihubungi pada Rabu (24/12/2025).
Menurut Kus, ketika wisatawan merasa mendapatkan nilai lebih dari apa yang mereka bayar, hal tersebut akan memicu promosi organik yang sangat efektif. Wisatawan cenderung akan membagikan pengalaman positif tersebut melalui:
- Komunikasi Verbal: Rekomendasi dari mulut ke mulut.
- Media Sosial: Unggahan konten foto atau video yang menjangkau audiens lebih luas.
Pihak Dispar menilai promosi semacam ini jauh lebih kredibel karena didasarkan pada pengalaman langsung. Jika ditambah dengan promosi masif dari pemerintah, pengelola akomodasi, restoran, hingga toko oleh-oleh, ekosistem pariwisata Sleman diyakini akan terus berkembang pesat.
Di tengah keterbatasan sumber daya wisatawan—seperti waktu dan biaya—pemahaman mengenai prinsip ekonomi pariwisata ini menjadi krusial.
“Pilihan destinasi itu banyak, sementara uang dan waktu wisatawan terbatas. Maka, prinsip value for money harus dipahami oleh semua pihak, mulai dari pengelola destinasi hingga pemilik toko oleh-oleh. Jika prinsip ini dijalankan, kami yakin wisatawan akan berkunjung kembali lagi dan lagi,” pungkasnya.
Peningkatan kualitas pelayanan ini diharapkan dapat mempertahankan posisi Sleman sebagai salah satu daerah tujuan utama wisata di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.