Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Petugas SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis dan Ditpolairud Polda DIY saat akan menguburkan penyu lekang yang mati terdampar di sisi barat Pantai Parangkusumo, Rabu (22/3/2023). dok.SAR Satlinmas Wilayah III
Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan wisatawan pantai saat libur Nataru membuat jumlah personel Satlinmas Satpol PP DIY dinilai belum ideal.
Kondisi ini terjadi seiring membeludaknya pengunjung yang menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah DIY.
Kepala Satlinmas Satpol PP DIY, Chatarina Lusi Apriwidyanti, menjelaskan bahwa saat ini terdapat total 69 personel Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) yang disiagakan di Wilayah III, meliputi Pantai Parangtritis dan sekitarnya.
Jumlah tersebut dianggap masih kurang untuk mengaver lonjakan wisatawan. “Petugasnya hanya sedikit dan harus dibagi ke berbagai pantai, sehingga cukup sulit untuk menjangkau seluruh wisatawan secara maksimal,” ujar Lusi, Senin (29/12/2025).
Lusi memperkirakan jumlah wisatawan selama libur Nataru mencapai ribuan orang per hari, baik yang datang menggunakan bus pariwisata maupun kendaraan pribadi. Keterbatasan personel semakin terasa karena petugas harus bertugas dalam sistem pembagian waktu kerja (shift).
Kondisi ini mengakibatkan pengawasan terhadap keselamatan wisatawan menjadi kurang maksimal. Banyak pengunjung yang nekat melanggar prosedur operasional standar (SOP) keselamatan di pantai meski telah diperingatkan.
“Mereka biasanya melipir setelah ditegur, tetapi kemudian mengulangi lagi (bermain air di area terlarang). Banyak sekali kejadian seperti itu,” ungkapnya.
Satlinmas mencatat sedikitnya telah terjadi enam kecelakaan laut di Pantai Parangtritis selama periode libur Nataru tahun ini.
“Pada 24 Desember, ada empat orang dewasa asal Depok, Jawa Barat yang terseret arus. Kemudian pada 25 Desember, dua orang pelajar asal Grobogan, Purwodadi juga mengalami hal serupa. Beruntung semuanya selamat, tidak ada korban jiwa,” jelas Lusi.
Kecelakaan laut tersebut mayoritas dipicu oleh ketidakpatuhan wisatawan terhadap imbauan petugas untuk tidak bermain air terlalu jauh ke tengah. Berkat kesigapan petugas di lapangan, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat.
Selain di Pantai Parangtritis, lonjakan wisatawan juga terpantau di pantai-pantai wilayah Gunungkidul, terutama Pantai Drini.
Di sisi lain, petugas SRI di wilayah Gunungkidul tidak hanya fokus pada pengamanan pantai, tetapi juga harus membantu penanganan dampak cuaca ekstrem. “Para petugas juga membantu membersihkan sisa-sisa banjir di beberapa titik, termasuk di kawasan Pantai Baron agar akses jalan kembali normal,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret