Sapi Madura dan Bali Diburu untuk Kurban, Harga Rp25 Juta Paling Dicar
Permintaan sapi kurban Rp23 juta-Rp25 juta meningkat jelang Iduladha 2026. Peternak Jogja datangkan sapi dari Madura dan Bali.
Foto ilustrasi. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan timbunan sampah di depo yang ada di wilayah Kota Jogja belum lama ini. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja mencatat volume sampah malam Tahun Baru 2025/2026 mencapai sekitar 30 ton, sehingga pengelolaan kebersihan menjadi fokus utama evaluasi layanan publik, terutama dalam penanganan lonjakan sampah saat kegiatan massal.
Lonjakan sampah tersebut ditangani melalui pengerahan ratusan petugas kebersihan dan armada pengangkut sejak malam pergantian tahun hingga dini hari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa meninggalkan persoalan kebersihan pada hari berikutnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Rajwan Tauriq, menyampaikan bahwa sebanyak 175 petugas kebersihan dikerahkan untuk menangani sampah malam tahun baru. Selain personel, DLH juga menyiapkan 20 truk sampah dan 40 armada roda tiga guna mempercepat pengangkutan dari titik-titik keramaian.
“Sejak pukul 22.00 WIB, petugas sudah bersiaga di sejumlah titik. Setelah pergantian tahun, pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar pagi hari kondisi kota kembali bersih,” kata Rajwan, Kamis (1/1/2026).
Ia menjelaskan, petugas disiagakan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga saat malam pergantian tahun, antara lain kawasan Tugu Pal Putih, Titik Nol Kilometer, dan Ngabean. Area tersebut menjadi prioritas karena menjadi lokasi konsentrasi massa terbesar.
Setelah puncak perayaan pada pukul 24.00 WIB, pembersihan massal mulai dilakukan sekitar pukul 00.15 WIB. Menurut Rajwan, sebagian besar ruas utama sudah kembali bersih sekitar pukul 01.00 WIB.
“Sekitar pukul 01.00 WIB, area yang digunakan masyarakat sudah dapat dibersihkan dan kembali tertata,” ujarnya.
Dari hasil pembersihan tersebut, DLH Kota Jogja mencatat total sampah yang terkumpul mencapai sekitar 30 ton. Sampah kemudian dibawa ke depo sebelum didistribusikan ke fasilitas pengolahan TPS3R milik Pemkot Jogja.
Rajwan menambahkan, sejak 22 Desember 2025 volume sampah harian di Kota Jogja meningkat hingga rata-rata 400 ton per hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang dan selama libur akhir tahun.
Untuk mengantisipasi penumpukan, Pemkot Jogja menyiapkan 14 depo sampah serta mengoptimalkan pengolahan di TPS3R Nitikan, Kranon, Karangmiri, dan Sitimulyo.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, Fitria Dyah Anggraeni, menyampaikan bahwa pihaknya juga mengerahkan sekitar 100 personel kebersihan khusus di kawasan wisata utama.
“Petugas mulai bergerak sejak pukul 21.00 WIB dengan penyisiran ringan. Setelah pukul 24.00 WIB dilakukan penyapuan besar dari Tugu, Malioboro, Titik Nol Kilometer hingga Pangurakan,” katanya.
Menurut Fitria, target pembersihan kawasan cagar budaya ditetapkan selesai paling lambat pukul 02.00 WIB agar aktivitas kota pada pagi hari tidak terganggu.
Pengelolaan sampah malam tahun baru ini menjadi bagian dari evaluasi rutin Pemkot Jogja dalam menjaga kebersihan kota saat terjadi lonjakan aktivitas masyarakat. Pemerintah berharap kesadaran warga untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab terus meningkat agar beban pengangkutan dapat ditekan pada momen serupa di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permintaan sapi kurban Rp23 juta-Rp25 juta meningkat jelang Iduladha 2026. Peternak Jogja datangkan sapi dari Madura dan Bali.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.