Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Terminal Giwangan, Jogja. Antara/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menyiapkan Terminal Giwangan sebagai pusat transit dan parkir bus pariwisata untuk menjaga keberlanjutan Kawasan Sumbu Filosofi warisan dunia UNESCO.
Langkah ini diambil untuk menjaga keberlanjutan sistem mobilitas dan pariwisata kota, dengan mengalihkan kepadatan kendaraan dari kawasan inti seperti Malioboro dan Tugu Yogyakarta ke titik-titik penyangga.
Sebagai solusi konkret, Pemkot Jogja tengah menyiapkan Tempat Khusus Parkir (TKP) baru serta mengembangkan Terminal Giwangan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD).
Kepala Bappeda Kota Jogja, Agus Tri Haryono, menegaskan bahwa status warisan dunia membawa konsekuensi besar pada tata kelola kota, terutama terkait tekanan lalu lintas. Terminal Giwangan diproyeksikan tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Yogyakarta bagian selatan.
"Penguatan peran terminal ini semakin dimungkinkan setelah Pemerintah Kota mendapatkan hak pengelolaan lahan di sisi selatan, sehingga optimalisasi aset bisa dilakukan secara terintegrasi," ujar Agus dikutip dari laman Pemkot.
Strategi Pengurangan Beban Kendaraan
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menekankan bahwa kebijakan saat ini berfokus pada pengurangan tekanan kendaraan di jantung Sumbu Filosofi. Sebagai contoh, penataan di kawasan Jalan Panembahan Senopati akan diawali dengan membatasi volume bus yang melintas.
Hasto menyoroti pentingnya penyusunan skenario pengalihan yang realistis, baik untuk hari biasa maupun musim puncak liburan (peak season).
"Prinsip pembangunan sistem transportasi dilakukan secara bertahap namun visioner. Kita mulai dari langkah yang bisa segera diimplementasikan sambil menyusun kerangka besar agar tidak menjadi kebijakan yang tambal sulam," jelas Hasto.
Langkah Pemkot Jogja ini mendapat dukungan dari kalangan akademisi. Muhammad Sani Roychansyah dari Fakultas Teknik UGM menyatakan bahwa kajian pengendalian beban di Sumbu Filosofi sebenarnya telah berlangsung hampir satu dekade.
Menurutnya, pasca-penetapan UNESCO, langkah-langkah pengendalian ini menjadi semakin relevan untuk dipercepat. Melalui transformasi Terminal Giwangan menjadi kawasan TOD dan penataan TKP, Jogja berupaya membangun sistem mobilitas yang lebih tertata, berimbang, dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian warisan dunia untuk generasi mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.