Layanan PDAM Kota Jogja Masih 30 Persen, Sanitasi Jadi Tantangan
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mencatat sebagian besar Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Jogja belum beroperasi. Dari total 45 koperasi, 25 di antaranya masih menghadapi kendala penentuan lini usaha yang sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi dilakukan dalam waktu relatif singkat sehingga banyak koperasi yang belum siap secara kelembagaan maupun manajerial.
“[Koperasi Kelurahan Merah Putih] Yang belum berjalan ini masih mencari bentuk. Mereka masih bingung mau menjalankan usaha apa yang sesuai dengan potensi wilayahnya,” katanya, Senin (12/1/2026).
Sebagian pengurus juga masih ditunjuk berdasarkan penokohan, sehingga pemahaman terhadap manajemen koperasi belum maksimal.
“Terus terang saja, ini masih awal. Pengurusnya banyak yang belum profesional dan belum memahami koperasi secara utuh. Ini menjadi pekerjaan rumah kami,” ujarnya.
Pemkot Jogja terus melakukan pendampingan intensif, mulai dari pembekalan pengurus mengenai manajemen, perencanaan usaha, hingga pengembangan bisnis. Tri Karyadi berharap koperasi yang belum beroperasi segera menemukan lini usaha yang sesuai. Beberapa sektor yang relatif mudah dijalankan, seperti layanan Laku Pandai, dinilai masih dibutuhkan masyarakat dan dapat dijalankan dengan mudah oleh koperasi.
Sementara itu, 20 koperasi yang telah aktif menunjukkan perkembangan positif dengan berbagai unit usaha, antara lain produksi batik, pemasaran air minum kemasan, hingga menjadi supplier kebutuhan pangan bagi masyarakat setempat.
Dengan pendampingan dan perencanaan usaha yang tepat, Pemkot Jogja berharap seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat segera beroperasi penuh, mendukung pengembangan UMKM, dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.