Keparakan Gelar Pelatihan Daur Ulang Anorganik dan Eco Brick
Pelatihan daur ulang anorganik dan eco brick di Keparakan dorong pengelolaan sampah rumah tangga lebih kreatif dan mandiri.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mencatat sebagian besar Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Jogja belum beroperasi. Dari total 45 koperasi, 25 di antaranya masih menghadapi kendala penentuan lini usaha yang sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi dilakukan dalam waktu relatif singkat sehingga banyak koperasi yang belum siap secara kelembagaan maupun manajerial.
“[Koperasi Kelurahan Merah Putih] Yang belum berjalan ini masih mencari bentuk. Mereka masih bingung mau menjalankan usaha apa yang sesuai dengan potensi wilayahnya,” katanya, Senin (12/1/2026).
Sebagian pengurus juga masih ditunjuk berdasarkan penokohan, sehingga pemahaman terhadap manajemen koperasi belum maksimal.
“Terus terang saja, ini masih awal. Pengurusnya banyak yang belum profesional dan belum memahami koperasi secara utuh. Ini menjadi pekerjaan rumah kami,” ujarnya.
Pemkot Jogja terus melakukan pendampingan intensif, mulai dari pembekalan pengurus mengenai manajemen, perencanaan usaha, hingga pengembangan bisnis. Tri Karyadi berharap koperasi yang belum beroperasi segera menemukan lini usaha yang sesuai. Beberapa sektor yang relatif mudah dijalankan, seperti layanan Laku Pandai, dinilai masih dibutuhkan masyarakat dan dapat dijalankan dengan mudah oleh koperasi.
Sementara itu, 20 koperasi yang telah aktif menunjukkan perkembangan positif dengan berbagai unit usaha, antara lain produksi batik, pemasaran air minum kemasan, hingga menjadi supplier kebutuhan pangan bagi masyarakat setempat.
Dengan pendampingan dan perencanaan usaha yang tepat, Pemkot Jogja berharap seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat segera beroperasi penuh, mendukung pengembangan UMKM, dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatihan daur ulang anorganik dan eco brick di Keparakan dorong pengelolaan sampah rumah tangga lebih kreatif dan mandiri.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.