Bukan Karena Gaji Kecil, Ini Penyebab Masyarakat Sulit Menabung
Dosen UMY mengungkap penyebab masyarakat sulit menabung. Gaya hidup konsumtif, minim target keuangan, dan lemahnya dana darurat menjadi faktor utama.
KA Prameks Jogja Kutoarjo di Stasiun Tugu Jogja,/ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA— Kereta Api Prambanan Ekspres (KA Prameks) rute Yogyakarta–Kutoarjo kembali melayani perjalanan pada Selasa (13/1/2026) dengan tarif terjangkau dan waktu tempuh singkat untuk mendukung mobilitas harian warga DIY dan Jawa Tengah.
KA Prameks melayani penumpang dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Kutoarjo sejak pagi hingga malam hari. Kereta lokal ini menjadi alternatif transportasi andalan karena menawarkan perjalanan langsung tanpa transit, sehingga lebih efisien bagi penumpang yang bepergian antarwilayah.
Meski jumlah perjalanan KA Prameks lebih terbatas dibanding KRL Jogja–Solo, layanan ini tetap diminati oleh pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang rutin beraktivitas di koridor Jogja–Kutoarjo. Penumpang diimbau datang lebih awal ke stasiun, terutama pada jam sibuk, untuk menghindari kehabisan tiket.
Jadwal KA Prameks Selasa 13 Januari 2026
Keberangkatan dari Stasiun Tugu Yogyakarta
06.40 WIB
11.50 WIB
15.15 WIB
16.20 WIB
18.05 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Kutoarjo
05.10 WIB
09.05 WIB
13.19 WIB
16.50 WIB
18.45 WIB
Dengan jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo yang tersebar dari pagi hingga malam, kereta ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang untuk menyesuaikan waktu perjalanan. Tarif KA Prameks yang terjangkau juga menjadi alasan utama masyarakat memilih transportasi kereta api lokal ini.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau jadwal KA Prameks hari ini serta menyesuaikan rencana perjalanan agar aktivitas harian tetap berjalan lancar dan tepat waktu.
Melalui pengoperasian KA Prameks Selasa 13 Januari 2026, PT KAI terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, efisien, dan terjangkau bagi masyarakat yang beraktivitas di jalur Yogyakarta–Kutoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UMY mengungkap penyebab masyarakat sulit menabung. Gaya hidup konsumtif, minim target keuangan, dan lemahnya dana darurat menjadi faktor utama.
Bahlil mengungkap harga gas industri naik akibat penurunan produksi sumur gas di Jawa Barat. Pemerintah mencari solusi untuk mencegah PHK massal.
OJK mencabut izin usaha BPR Ceper Permata Artha Klaten setelah gagal melakukan penyehatan. Simpanan nasabah dipastikan tetap dijamin LPS.
Kekeringan di Bantul mulai berdampak pada warga Dlingo. BPBD menyalurkan bantuan air bersih untuk 210 jiwa dan siapkan antisipasi kemarau.
Guru Besar UII Prof. Unggul Priyadi meraih juara 2 Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026 di Bali bersama Prof. Soetriono dari Universitas Jember.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo melaporkan situasi kamtibmas nasional dan kesiapan peringatan Hari Bhayangkara 2026 kepada Presiden Prabowo.