Advertisement
Titik Terang Relokasi SDN Nglarang, Bangunan Baru Segera Dibangun
Pekerjaan pemasangan pierhead menggunakan metode sosrobahu dalam proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, seperti terlihat belum lama ini. - Istimewa - Dokumen PT Adhi Karya
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses relokasi SDN Nglarang yang terdampak pembangunan Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2 memasuki tahap krusial dengan dimulainya pengukuran lahan pengganti pekan ini.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, menerangkan bahwa kesepakatan lahan baru ini diambil setelah lokasi sebelumnya terkendala status Lahan Sawah Dilindungi (LSD) atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Advertisement
"Berdasarkan keputusan yang difasilitasi Pemkab Sleman bersama Jasa Marga, Dinas Pendidikan, dan pihak kalurahan, lokasi relokasi SDN Nglarang resmi dipindah ke tempat baru yang perizinannya terpenuhi," ujar Agung, Senin (12/1/2026).
Agung menjelaskan bahwa siteplan untuk bangunan sekolah baru telah selesai dibuat dan sudah diverifikasi bersama pihak desa serta sekolah. Saat ini, dokumen tersebut sedang dalam tahap revisi di Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Sleman untuk menyesuaikan beberapa masukan teknis.
BACA JUGA
Masukan tersebut mayoritas berkaitan dengan tata letak ruangan, seperti posisi gudang dan laboratorium yang lebih strategis dari sisi keamanan aset. "Secara prinsip siteplan sudah oke, hanya ada pergeseran letak ruangan agar lebih pas untuk pengamanan aset seperti komputer," imbuhnya.
Sembari menunggu urusan administrasi tuntas, kontraktor mulai melakukan survei dan pengukuran batas lahan pekan ini. Pengukuran ini sangat krusial karena lahan yang dipilih sebagian merupakan kolam, sehingga memerlukan perhitungan elevasi yang akurat.
"Pengukuran minggu ini menggunakan theodolite untuk memastikan batas lahan secara permanen. Kami juga akan menghitung elevasi lahan untuk menentukan proses pengurukan atau penimbunan nanti," ungkap Agung.
Agung memastikan bangunan sekolah baru nantinya akan menampung seluruh fasilitas yang ada di gedung lama. Konstruksi fisik akan segera dimulai secepat mungkin setelah seluruh desain dan administrasi rampung.
Status Lahan di Tanah Kas Desa (TKD)
Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta, menjelaskan bahwa pemilihan lahan alternatif ini sesuai rekomendasi Kementerian ATR/BPN. Lahan baru yang dipilih berstatus Tanah Kas Desa (TKD) dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.
"Lokasinya di sisi timur Nglarang, jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi semula. Statusnya sudah fix dan sudah dikomunikasikan dengan pihak kalurahan, sekolah, hingga komite," jelas Agung Armawanta pada Rabu (7/1/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



