Advertisement

Bupati Sleman: Tol Fungsional Dongkrak Ekonomi

Catur Dwi Janati
Selasa, 24 Februari 2026 - 02:17 WIB
Jumali
Bupati Sleman: Tol Fungsional Dongkrak Ekonomi Bupati Sleman Harda Kiswaya - Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis pembukaan fungsional Tol Solo-Jogja segmen Prambanan-Purwomartani saat Lebaran 2026 mampu memperlancar arus mudik sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

"Kaitannya membantu mengurai permasalahan lalu lintas, mudah-mudahan dengan dibukanya itu membantu kelancaran," ujar Harda saat ditemui di Kompleks Pemkab Sleman, Senin (23/2/2026).

Advertisement

Ia menilai akses tol yang menjangkau Sleman juga memberi nilai tambah dari sisi promosi daerah.

"Tentu hikmahnya Sleman jadi dilihat oleh banyak orang dari lain daerah. Ini kan perkenalan untuk wilayah Sleman, kan jadi bagus," ujarnya.

Dari sisi ekonomi, Harda berharap arus kendaraan yang melintas dapat memberi efek berganda. Para pengguna jalan dari luar daerah berpotensi singgah untuk beristirahat maupun memenuhi kebutuhan lainnya.

"Perekonomian mudah-mudahan ya berdampak baik, karena tentu siapapun yang memanfaatkan itu, orang-orang dari luar daerah yang masuk maupun melewati Jogja kan ya butuh istirahat, butuh makan, minum, dan sebagainya," katanya.

Ia berharap para pengendara yang sempat singgah nantinya kembali berkunjung ke Sleman.

"Mudah-mudahan suatu hari nanti kembali ke Sleman," tandasnya.

Pemkab Sleman, lanjut Harda, juga akan menyiapkan jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Tentu kami akan siapkan jalur-jalur alternatif untuk memudahkan masyarakat menghindari kepadatan lalu lintas. Mudah-mudahan nanti memperlancar sehingga itu juga bagian dari mengenalkan wilayah kami ke masyarakat luas," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta pemangku kepentingan lain meninjau kesiapan jalur fungsional di DIY dan Jawa Tengah pada 22–23 Januari 2026.

"Peninjauan ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan infrastruktur, pemenuhan aspek keselamatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang pengoperasian jalur fungsional," kata Rivan.

Dua jalur yang dipersiapkan yakni Tol Solo-Jogja-YIA Kulonprogo segmen Prambanan-Purwomartani dan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen.

Segmen Prambanan-Purwomartani akan difungsikan sepanjang 11,48 kilometer saat Lebaran 2026. Sementara Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen direncanakan beroperasi fungsional sepanjang 4,98 kilometer guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik.

Melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo, Rivan menyebut kehadiran jalur tersebut akan meningkatkan konektivitas Solo, Jogja, dan kawasan sekitarnya. Waktu tempuh Klaten–Jogja diproyeksikan terpangkas dari sekitar 45 menit menjadi 20 menit. Akses menuju destinasi wisata strategis seperti Candi Prambanan juga disebut semakin mudah.

Ia menambahkan, peninjauan dilakukan sebagai bagian dari koordinasi intensif antara Jasa Marga, Kepolisian, dan pemangku kepentingan dalam menyusun manajemen rekayasa lalu lintas serta memastikan keselamatan pengguna jalan selama periode mobilitas tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

JPU Tetap Tuntut Kerry Riza 18 Tahun Penjara

JPU Tetap Tuntut Kerry Riza 18 Tahun Penjara

News
| Senin, 23 Februari 2026, 22:57 WIB

Advertisement

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

Wisata
| Senin, 23 Februari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement