Siswa SMKN 1 Sanden Bikin Gim Berbahasa Jawa, Teknologi Jadi Ruang Kreativitas
Siswa SMKN 1 Sanden Bantul mengembangkan 300 gim digital dengan Scratch 3 dan Gemini AI, termasuk permainan yang menggunakan bahasa Jawa.
Penerangan Jalan Umum - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul menargetkan pemasangan 484 lampu penerangan jalan umum berbasis LED sepanjang 2026 untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Bantul, Agus Sutomo, merinci bahwa ratusan LPJU tersebut terdiri dari dua spesifikasi daya yang berbeda. Sebanyak 406 unit merupakan lampu penerangan jalan desa dengan daya 60 watt, sementara 78 unit lainnya menggunakan daya 90 watt.
“Kami akan memasang sebanyak 484 unit. Untuk penerangan jalan desa ada 406 titik dengan daya 60 watt, sedangkan yang 90 watt ada 78 titik,” kata Agus, Selasa (13/1/2026).
Seluruh lampu yang dipasang dipastikan menggunakan teknologi LED (Light Emitting Diode). Menurut Agus, Dishub Bantul kini sudah sepenuhnya beralih dari lampu konvensional dalam setiap pembangunan perlengkapan jalan baru.
“Semua LED. Kalau pembangunan sekarang, spesifikasinya sudah kita tetapkan LED semua,” ujarnya.
Agus menjelaskan bahwa sebaran pemasangan LPJU mencakup hampir seluruh wilayah Kabupaten Bantul. Hal ini dikarenakan sekitar 90 persen sumber anggaran pengadaan LPJU berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Bantul.
Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan pada triwulan pertama sebelum memasuki fase pengadaan dan penentuan titik pemasangan. Dalam menentukan lokasi, Dishub Bantul mengedepankan aspek keamanan pengguna jalan.
“Prioritas tetap di daerah rawan kecelakaan, karena indikator kinerja utama kami adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas,” tegas Agus.
Meskipun penambahan fasilitas penerangan jalan sangat krusial, Agus mengingatkan bahwa penurunan angka kecelakaan juga sangat bergantung pada perilaku pengendara. Menurutnya, keberadaan rambu, marka, dan lampu penerangan tidak akan efektif tanpa kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa SMKN 1 Sanden Bantul mengembangkan 300 gim digital dengan Scratch 3 dan Gemini AI, termasuk permainan yang menggunakan bahasa Jawa.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Qatar memperingatkan risiko perang regional di tengah perundingan Iran-AS. Teheran menilai tuntutan Washington yang berlebihan menghambat kesepakatan damai.
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar meluas hingga 490 hektare. Api mengarah ke Segorogunung dan Tambak, sementara kabut menghambat pemadaman udara.
Pameran seni rupa Nandur Srawung memasuki penyelenggaraan ke-13 dengan pendekatan baru untuk membaca perkembangan seni kontemporer Indonesia.
AAUI Yogyakarta bersama FKIJK menggelar literasi industri jasa keuangan bagi mahasiswa UGM untuk meningkatkan pemahaman tentang asuransi