PSIM Jogja Kejar Striker Asing, Negosiasi Masuk Tahap Krusial
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
Aksi pencurian kotak infak terjadi di Masjid Wiworojati, Kemantren Kraton, Kota Jogja setelah dua pria tak dikenal menguras isi kotak infak, Rabu (14/1/2026).
Harianjogja.com, JOGJA—Maraknya pencurian kotak infak masjid kembali mencuat setelah Masjid Wiworojati, Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Jogja menjadi sasaran aksi pencurian pada Rabu (14/1/2026) dini hari, menandai kejadian serupa yang kedua kalinya di lokasi tersebut sejak pertengahan tahun lalu.
Personel Polsek Kraton, Iptu Suryadi, mengungkapkan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 03.30 WIB ketika warga datang ke masjid untuk menunaikan salat Subuh. Di halaman masjid, warga sempat berpapasan dengan dua pria yang berjalan menuju sepeda motor sebelum meninggalkan lokasi. Saat itu, warga mengira keduanya merupakan jemaah.
Kecurigaan muncul setelah saksi masuk ke dalam masjid dan mendapati gembok kotak infak kayu di sisi selatan pintu masuk telah rusak. Temuan tersebut segera disampaikan kepada jemaah lain serta pengurus masjid.
“Takmir Masjid Wiworojati, Bapak Bandrio Utomo, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kraton. Petugas lalu mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan bukti,” ujar Suryadi, Rabu (14/1/2026).
Berdasarkan penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV), tampak dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis bebek. Salah satu di antaranya mengenakan penutup kepala. Keduanya masuk melalui pintu selatan, sempat mengamati kondisi sekitar, kemudian merusak gembok dan menguras uang di dalam kotak infak.
Catatan kepolisian menunjukkan pencurian di masjid tersebut telah terjadi dua kali. Peristiwa sebelumnya berlangsung pada Juni 2025.
“Kami telah berkoordinasi dengan takmir Masjid Wiworojati untuk meneruskan laporan ini ke Polresta Yogyakarta agar penanganannya dapat dilakukan oleh unit terkait. Saat ini penyelidikan terus berjalan dengan mengacu pada bukti rekaman CCTV,” jelas Suryadi.
“Barang bukti berupa satu kotak infak kayu dengan gembok yang rusak sudah kami amankan,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian mengimbau pengurus masjid agar melakukan evaluasi sistem pengamanan guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami menyarankan agar pengosongan kotak infak dilakukan secara rutin setiap hari. Selain itu, gunakan kotak infak dengan material yang lebih kuat atau dipasang permanen, serta tambahkan pencahayaan di area-area yang minim lampu agar tidak menjadi titik rawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.009 per dolar AS setelah Perry Warjiyo mundur. Pasar menyoroti sentimen geopolitik dan risiko fiskal.