Suspek Hantavirus di DIY Negatif, Warga Diminta Tetap Waspada
Dinkes DIY memastikan suspek hantavirus negatif dan belum ada kasus baru di 2026. Warga diminta tetap waspada dan jaga kebersihan.
Aksi pencurian kotak infak terjadi di Masjid Wiworojati, Kemantren Kraton, Kota Jogja setelah dua pria tak dikenal menguras isi kotak infak, Rabu (14/1/2026).
Harianjogja.com, JOGJA—Maraknya pencurian kotak infak masjid kembali mencuat setelah Masjid Wiworojati, Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Jogja menjadi sasaran aksi pencurian pada Rabu (14/1/2026) dini hari, menandai kejadian serupa yang kedua kalinya di lokasi tersebut sejak pertengahan tahun lalu.
Personel Polsek Kraton, Iptu Suryadi, mengungkapkan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 03.30 WIB ketika warga datang ke masjid untuk menunaikan salat Subuh. Di halaman masjid, warga sempat berpapasan dengan dua pria yang berjalan menuju sepeda motor sebelum meninggalkan lokasi. Saat itu, warga mengira keduanya merupakan jemaah.
Kecurigaan muncul setelah saksi masuk ke dalam masjid dan mendapati gembok kotak infak kayu di sisi selatan pintu masuk telah rusak. Temuan tersebut segera disampaikan kepada jemaah lain serta pengurus masjid.
“Takmir Masjid Wiworojati, Bapak Bandrio Utomo, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kraton. Petugas lalu mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan bukti,” ujar Suryadi, Rabu (14/1/2026).
Berdasarkan penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV), tampak dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis bebek. Salah satu di antaranya mengenakan penutup kepala. Keduanya masuk melalui pintu selatan, sempat mengamati kondisi sekitar, kemudian merusak gembok dan menguras uang di dalam kotak infak.
Catatan kepolisian menunjukkan pencurian di masjid tersebut telah terjadi dua kali. Peristiwa sebelumnya berlangsung pada Juni 2025.
“Kami telah berkoordinasi dengan takmir Masjid Wiworojati untuk meneruskan laporan ini ke Polresta Yogyakarta agar penanganannya dapat dilakukan oleh unit terkait. Saat ini penyelidikan terus berjalan dengan mengacu pada bukti rekaman CCTV,” jelas Suryadi.
“Barang bukti berupa satu kotak infak kayu dengan gembok yang rusak sudah kami amankan,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian mengimbau pengurus masjid agar melakukan evaluasi sistem pengamanan guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami menyarankan agar pengosongan kotak infak dilakukan secara rutin setiap hari. Selain itu, gunakan kotak infak dengan material yang lebih kuat atau dipasang permanen, serta tambahkan pencahayaan di area-area yang minim lampu agar tidak menjadi titik rawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes DIY memastikan suspek hantavirus negatif dan belum ada kasus baru di 2026. Warga diminta tetap waspada dan jaga kebersihan.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.