Pemkot Jogja Perkuat Talut di Enam Titik Sungai untuk Cegah Longsor
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Foto ilustrasi vaksinasi rabies pada anjing. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menyiapkan rangkaian program vaksinasi hewan sepanjang 2026 untuk mencegah penularan penyakit strategis maupun zoonosis di wilayah kota. Upaya ini digencarkan sebagai langkah antisipasi sekaligus menjaga status Jogja sebagai daerah bebas rabies dan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja, Sri Panggarti, menyampaikan bahwa vaksinasi tahun ini akan menyasar hewan ternak maupun hewan penular rabies. Program tersebut menjadi bagian dari peningkatan surveilans kesehatan hewan yang rutin dilakukan setiap tahun.
“Vaksinasi ini kita lakukan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hewan menular serta memperkuat surveilans potensi penyakit,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).
Untuk ternak berukuran besar, vaksinasi PMK kembali diberikan pada sapi, kambing, dan domba. Adapun untuk unggas, vaksinasi mencakup Newcastle Disease (ND), Infectious Bronchitis (IB), Egg Drop Syndrome (EDS), Avian Influenza (AI), dan Coryza, terutama bagi ayam petelur.
Sri menyebutkan, vaksinasi hewan telah rutin digelar meskipun Kota Jogja tidak melaporkan adanya kasus rabies maupun PMK selama 2025. Tahun lalu, ribuan dosis vaksin rabies telah disalurkan ke berbagai hewan peliharaan melalui layanan kelurahan dan Poliklinik Kesehatan Hewan. Vaksinasi PMK juga telah diberikan pada semester pertama 2025.
Upaya tersebut terbukti efektif. “Hingga saat ini Kota Jogja masih dinyatakan bebas rabies. Tahun 2025 juga tidak dilaporkan ada kasus PMK,” katanya.
Program serupa dijadwalkan kembali berjalan tahun ini. Vaksinasi rabies akan digelar pada Februari dan September 2026 di seluruh kelurahan serta Poliklinik Kesehatan Hewan Kota Jogja. Vaksinasi PMK dijadwalkan pada Februari dan Juli 2026, sedangkan vaksinasi ND untuk unggas digelar rutin setiap Selasa di Poliklinik Kesehatan Hewan.
Selain itu, kelompok peternak unggas juga akan mendapatkan jadwal vaksinasi khusus secara bergilir sebagai upaya memastikan kesehatan populasi unggas di tingkat komunitas.
“Harapannya, Kota Jogja dapat mempertahankan status sebagai kota yang sehat dan bebas dari penyakit hewan strategis serta zoonosis,” ujar Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga