500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Foto ilustrasi vaksinasi rabies pada anjing. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menyiapkan rangkaian program vaksinasi hewan sepanjang 2026 untuk mencegah penularan penyakit strategis maupun zoonosis di wilayah kota. Upaya ini digencarkan sebagai langkah antisipasi sekaligus menjaga status Jogja sebagai daerah bebas rabies dan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja, Sri Panggarti, menyampaikan bahwa vaksinasi tahun ini akan menyasar hewan ternak maupun hewan penular rabies. Program tersebut menjadi bagian dari peningkatan surveilans kesehatan hewan yang rutin dilakukan setiap tahun.
“Vaksinasi ini kita lakukan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hewan menular serta memperkuat surveilans potensi penyakit,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).
Untuk ternak berukuran besar, vaksinasi PMK kembali diberikan pada sapi, kambing, dan domba. Adapun untuk unggas, vaksinasi mencakup Newcastle Disease (ND), Infectious Bronchitis (IB), Egg Drop Syndrome (EDS), Avian Influenza (AI), dan Coryza, terutama bagi ayam petelur.
Sri menyebutkan, vaksinasi hewan telah rutin digelar meskipun Kota Jogja tidak melaporkan adanya kasus rabies maupun PMK selama 2025. Tahun lalu, ribuan dosis vaksin rabies telah disalurkan ke berbagai hewan peliharaan melalui layanan kelurahan dan Poliklinik Kesehatan Hewan. Vaksinasi PMK juga telah diberikan pada semester pertama 2025.
Upaya tersebut terbukti efektif. “Hingga saat ini Kota Jogja masih dinyatakan bebas rabies. Tahun 2025 juga tidak dilaporkan ada kasus PMK,” katanya.
Program serupa dijadwalkan kembali berjalan tahun ini. Vaksinasi rabies akan digelar pada Februari dan September 2026 di seluruh kelurahan serta Poliklinik Kesehatan Hewan Kota Jogja. Vaksinasi PMK dijadwalkan pada Februari dan Juli 2026, sedangkan vaksinasi ND untuk unggas digelar rutin setiap Selasa di Poliklinik Kesehatan Hewan.
Selain itu, kelompok peternak unggas juga akan mendapatkan jadwal vaksinasi khusus secara bergilir sebagai upaya memastikan kesehatan populasi unggas di tingkat komunitas.
“Harapannya, Kota Jogja dapat mempertahankan status sebagai kota yang sehat dan bebas dari penyakit hewan strategis serta zoonosis,” ujar Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.