Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Hasil tangkapan ikan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Produksi perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025 mencatatkan capaian signifikan dengan total 106.226,8 ton. Hasil ikan tangkap dan budidaya tersebut diarahkan untuk memperkuat pasokan protein hewani dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Hery Sulistio Hermawan, memaparkan bahwa produksi tersebut terdiri atas ikan budidaya sebesar 98.569,4 ton dan ikan tangkap sebanyak 7.657,4 ton.
“Total produksi perikanan DIY pada 2025 mencapai 106.226,8 ton,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Capaian itu menunjukkan tren peningkatan dibandingkan produksi perikanan pada 2024. Pada tahun sebelumnya, produksi ikan budidaya tercatat 97.494 ton dan ikan tangkap sebesar 7.319,04 ton. Sejalan dengan itu, tingkat konsumsi ikan masyarakat DIY pada 2025 juga mengalami kenaikan menjadi 36,03 kilogram per kapita per tahun, dari sebelumnya 35,83 kilogram per kapita per tahun.
Memasuki 2025, DKP DIY mulai mengarahkan para pembudidaya dan pelaku industri perikanan agar menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, khususnya protein ikan, dalam menu program MBG.
“Program nasional tersebut membutuhkan pasokan protein hewani yang berkelanjutan. Salah satunya berasal dari ikan patin dan lele yang relatif mudah dibudidayakan serta memiliki nilai gizi tinggi. Karena itu, kami berkomitmen memastikan rantai pasok perikanan di DIY berjalan stabil, terukur, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sebagai bagian dari penguatan strategi tersebut, pada Januari 2026 DKP DIY menggelar konsolidasi Jejaring Budidaya Patin dan Lele se-DIY. Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan kapasitas produksi pembudidaya, kesiapan unit pengolahan hasil perikanan, hingga mekanisme distribusi panen menuju SPPG.
“Konsolidasi ini diharapkan membentuk sistem rantai pasok patin dan lele yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing. Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfungsi meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha perikanan lokal di DIY,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.