Pemkot Jogja Perkuat Talut di Enam Titik Sungai untuk Cegah Longsor
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak Dagan, Murtigading, Sanden, Rabu (18/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA — Hingga akhir Januari 2026, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja memastikan belum ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak. Meski demikian, langkah antisipasi tetap diperkuat menyusul merebaknya PMK di sejumlah daerah lain.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja, Sri Panggarti, menyampaikan pihaknya akan kembali menggelar vaksinasi PMK pada Februari 2026 sebagai upaya pencegahan.
“Sejauh ini belum ada laporan PMK di Kota Jogja. Namun vaksinasi kembali akan dilakukan pada Februari,” ujar Sri, Jumat (30/1/2026).
Vaksinasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 3 hingga 5 Februari 2026. Sebanyak 120 dosis vaksin telah disiapkan untuk menyasar 40 ekor sapi serta 160 ekor kambing dan domba.
Menurut Sri, vaksin PMK tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Pemberian vaksin tidak hanya untuk ternak yang belum pernah divaksin, tetapi juga bagi ternak yang membutuhkan dosis lanjutan atau booster.
“Targetnya ternak yang baru pertama kali menerima vaksin maupun yang perlu tambahan dosis,” katanya.
Selain vaksinasi, DPP Kota Jogja juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di berbagai wilayah. Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada indikasi penularan PMK sejak dini.
Sri menjelaskan PMK disebabkan oleh virus Aphthovirus yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kambing, dan domba. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain luka atau lesi di mulut dan kaki, khususnya pada bagian kuku.
“Pada kondisi parah, ternak bisa tidak mampu berdiri, kukunya terlepas, bahkan bisa mati karena infeksi lanjutan,” ujarnya.
Pengawasan lalu lintas ternak dari luar daerah juga diperketat untuk mencegah masuknya hewan yang berpotensi membawa virus. Termasuk pemeriksaan ketat di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan.
“Di RPH prosedurnya selalu sesuai standar operasional. Ada pemeriksaan ante mortem sebelum ternak disembelih,” kata Sri.
Sementara itu, Kepala DPP Kota Jogja, Sukidi, menegaskan meskipun populasi ternak di Kota Jogja relatif sedikit, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas.
“Antisipasi PMK tetap kami lakukan melalui vaksinasi dan penyuluhan kepada peternak sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga