Dapur MBG di Banguntapan Ditolak, Warga Khawatir Polusi hingga Kekeringan
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Empat pemuda yang dipengaruhi alkohol nekat mencuri sepeda motor di halaman toko pakaian bekas di Jalan Pleret-Gunungan, Bantul. Polisi berhasil menangkap tiga pelaku, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Kapolsek Pleret, AKP Anar Fuadi, mengatakan kasus ini termasuk tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
“Perkara ini dilaporkan dengan laporan polisi nomor 5 Januari 2026 dan diterima SPKT Polsek Pleret pada 26 Januari 2026,” ujar AKP Anar Fuadi, Selasa (3/2/2026).
Kronologi kejadian bermula Rabu (21/1/2026) pukul 02.35 WIB, saat korban, NGJP (27), mahasiswa asal Banguntapan, Bantul, baru pulang bekerja dan memarkir sepeda motornya, Honda Beat warna putih, tanpa mengunci setang. Korban kemudian masuk ke toko dan tertidur.
Seusai bangun pukul 07.00 WIB, korban mendapati motornya telah hilang. Dari rekaman CCTV warung di depan toko, terlihat empat orang pelaku dengan dua sepeda motor berboncengan sambil mendorong motor korban ke arah selatan.
Korban segera melapor ke Polsek Pleret. Unit Reskrim Polsek Pleret melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, dan menelusuri jejak para pelaku.
“Hasil penyelidikan mengarah ke sebuah gudang di Jalan Kusumanegara, Umbulharjo, Kota Yogyakarta,” kata Anar. Petugas mendatangi lokasi Senin (26/1) sekitar pukul 23.00 WIB dan mendapati para pelaku di sana. Saat klarifikasi, mereka mengakui telah mengambil sepeda motor korban.
Tersangka yang berhasil diamankan masing-masing SET (36), warga Ponjong Gunungkidul; AN (26), warga Kasihan; dan S (26), warga Ngirisupo Gunungkidul. Satu pelaku lainnya, E, masih buron.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit Honda Beat warna putih, sepasang pelat nomor AB 6529 KE, dan uang tunai Rp300.000 sisa hasil penjualan motor. “Motor dijual seharga Rp1,9 juta, uangnya digunakan untuk kebutuhan pribadi,” jelas Anar.
Hasil pemeriksaan mengungkap, keempat pelaku sebelumnya minum alkohol bersama sebelum berkeliling dan melihat motor korban. “Niat mencuri muncul spontan karena pengaruh alkohol. Mereka mengaku baru pertama kali melakukan pencurian,” pungkas Anar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.