Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
510 tampil memukau dalam konser ‘Genesis: Spiritual Return to Origin’ di JNM Bloc, Minggu (15/2/2026)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
JOGJA—Band posthardcore-modern rock asal Bandung, 510, menghadirkan konser spektakuler bertajuk “Genesis: Spiritual Return to Origin” di JNM Bloc dengan konsep orkestra dan sentuhan budaya Jawa yang kuat, Minggu (15/2/2026). Hal ini terlihat dari penyajian total 17 lagu yang dikemas dalam pertunjukan tematik dengan pengalaman visual dan musikal yang berbeda bagi penonton.
Pertunjukan dimulai pukul 19.30 dengan pembukaan teatrikal berupa iring-iringan sekelompok orang menyerupai bregodo berjubah hitam bertudung yang membawa panji-panji 510 mengelilingi area venue. Pada layar panggung ditampilkan video pagelaran wayang kulit berbahasa Jawa yang menceritakan perjalanan band 510 dalam format lakon pewayangan.
Para personel 510 kemudian muncul mengenakan busana Jawa berupa beskap lengkap dengan bawahan jarik, menciptakan kontras unik saat mereka membawakan musik keras penuh energi dengan vokal scream khas posthardcore.
Band 510 membuka penampilan dengan lagu Collapsed, Death Parade, The Last Suffer, dan Callout yang langsung disambut antusias penonton melalui lompatan serta sing along ribuan penggemar yang memadati JNM Bloc malam itu.
Beberapa lagu bernuansa melankolis juga turut dibawakan, seperti Mama dan AMO, yang terasa semakin emosional dengan kehadiran kelompok orkestra di atas panggung sehingga memberikan sentuhan mewah sekaligus magis dalam setiap komposisi musik.
Festival Director Hectic Creative, Gerfian Riandra, menjelaskan pertunjukan dibagi menjadi tiga babak dengan total 17 lagu sebagai bentuk eksplorasi konsep baru band 510.
“Kami ingin mengemas konsep 510 yang berbeda, maka kami hadirkan tambahan 18 personel orkestra,” ujarnya.
Dalam special show tersebut, Hectic Creative bersama 510 juga sepakat mengangkat unsur budaya Jogja di atas panggung, mulai dari konsep bregodo, kostum personel, hingga pertunjukan wayang kulit.
“Wayangnya dimainkan oleh dalang cilik Jojo, yang menceritakan perjalanan 510 tapi dengan versi wayang,” katanya.
Konser 510 di Jogja ini berhasil mendatangkan sekitar 2.000 penonton sesuai target penyelenggara. Para penggemar datang dari berbagai kota, tidak hanya Jogja tetapi juga Lamongan, Temanggung, serta daerah lainnya.
“Kami menyajikan production dengan harapan semua bisa happy dengan visual, lighting, audio dan lainnya,” paparnya.
Band 510 sendiri merupakan supergrup pecahan Slap It Out yang kini cukup populer di skena musik keras modern Indonesia. Formasi 510 terdiri dari Faizal Permana atau Ical yang juga vokalis KILMS, Pras Goldinantara yang juga gitaris For Revenge, serta Ronal Adrian yang dikenal sebagai bassist Indra Lesmana Project (ILP).
Tidak hanya digelar di Jogja, Hectic Creative juga menggarap special show bersama 510 di beberapa kota lain. Rangkaian konser tersebut nantinya akan dirilis sehingga dapat diakses lebih luas melalui kanal YouTube sebagai dokumentasi pertunjukan dan perluasan jangkauan penonton musik 510. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.