SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Kantor BPBD Bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— BPBD Bantul mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi pada Februari 2026. Memasuki puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Maret, risiko tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah rawan semakin meningkat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Mujahid Amrudin, menegaskan kawasan perbukitan seperti Dlingo dan Imogiri menjadi titik yang perlu mendapat perhatian khusus. Warga diminta aktif memantau kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi longsor maupun dampak cuaca ekstrem lainnya.
“Februari ini merupakan puncak musim hujan. Kami minta masyarakat ekstra waspada, terutama di daerah rawan seperti perbukitan,” ujarnya, Selasa (17/2).
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menyebut cuaca ekstrem berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat menjelang Ramadan karena bertepatan dengan periode curah hujan tinggi.
Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras yang mengguyur Bantul telah memicu sejumlah kejadian bencana. Pada Minggu (15/2) dan Senin (16/2), intensitas hujan tinggi menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor di sejumlah titik.
BPBD mencatat longsor terjadi di Tambalan Pos Piyungan RT 05, Srimartani, Piyungan. Pohon tumbang dilaporkan di Kobrokan, Tamanan, Banguntapan; Bakal RT 24, Argodadi, Sedayu; serta Pelem Wulung, Banguntapan.
"Longsor juga terjadi di Badan Pendidikan dan Pelatihan Dusun Kasih RT 32, Tamantirto, Kasihan," jelasnya.
Antoni memastikan seluruh kejadian pohon tumbang telah ditangani petugas dan material yang menghambat akses sudah dibersihkan. Untuk kejadian longsor, BPBD melakukan pemasangan penahan sementara menggunakan terpal guna mencegah potensi pergerakan tanah susulan.
"Kami mengimbau warga segera melapor apabila menemukan retakan tanah, kemiringan pohon yang tidak wajar, atau tanda-tanda pergerakan tanah lainnya, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko dapat ditekan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.
Kemenhaj temukan dugaan pungli layanan kursi roda haji di Makkah. Tarif mencapai Rp10 juta, jauh di atas harga resmi.