Pasar Burung Singosaren Tambah Pasaran Paing, Ini Alasannya
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Ilustrasi toko modern./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL — DPRD Kabupaten Bantul menyatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang toko modern yang masuk dalam Propemperda 2026 akan didorong untuk mengakomodir pertumbuhan gerai di jalur wisata. Langkah ini sejalan dengan imbauan pemerintah pusat agar investasi hadir di kawasan strategis untuk mendorong perekonomian masyarakat.
Ketua Bapemperda DPRD Bantul, Suwandi, menjelaskan bahwa sejak 2024, Perda No. 21/2018 tentang Penyelenggaraan Pasar Rakyat, Toko Swalayan, dan Pusat Perbelanjaan belum diperbarui. Upaya perubahan yang diajukan Pemkab Bantul kerap terhenti karena berbagai faktor politik.
“Raperda ini pernah dibahas dua kali, kemudian menjadi sisa Propemperda 2024 dan dikembalikan ke Pemkab untuk kajian ulang. Karena tidak ada keberanian politik untuk memutuskannya, sekarang masuk lagi di Propemperda 2026,” kata Suwandi, Sabtu (21/2).
Dalam rancangan baru, toko modern atau swalayan diupayakan berkembang di jalur pariwisata, terutama di wilayah selatan yang kerap menjadi pusat wisata. Kawasan seperti Jalan Parangtritis, Samas, dan jalur menuju Bandara YIA diperkirakan bakal lebih ramai dengan kehadiran gerai tersebut.
“Fasilitas ini merupakan dukungan pemerintah pusat terhadap masuknya investasi di daerah,” tambah Suwandi.
Aturan lama mewajibkan toko modern mempertimbangkan kepadatan penduduk, akses jalan, infrastruktur, dampak terhadap pasar rakyat, dan usaha kecil di sekitarnya. Jarak minimal juga diatur: 3.000 meter untuk minimarket/supermarket berjejaring, 500 meter untuk toko non-jejaring/koperasi lokal, dan 5.000 meter untuk hypermarket/perkulakan.
Kepala DKUKMPP Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan perubahan aturan mendesak karena Perda sebelumnya disahkan sebelum Undang-Undang Cipta Kerja berlaku. Raperda terbaru juga akan menyesuaikan perizinan sesuai ketentuan pusat.
“Rencananya dibahas pada triwulan kedua 2026, antara April hingga Juni,” ujar Prapta.
Selain perizinan, Raperda ini memungkinkan penyesuaian jarak minimal dengan pasar tradisional, jam operasional, serta aspek pengawasan dan pembinaan. Prapta menambahkan, pihaknya sudah memulai jaring aspirasi melibatkan asosiasi, pelaku usaha, dan akademisi untuk masukan terkait Raperda.
“Semua masih dinamis, kami terus memantau perkembangan di lapangan dan regulasi di tingkat pusat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.