PSS Sleman Vs Persik: Djoge dan Arda Alfareza Jadi Starter
PSS Sleman menurunkan Saiful Djoge dan Arda Alfareza sebagai starter saat menghadapi Persik Kediri dengan skema 4-4-2.
Aktivis mahasiswa Perdana Arie Putra Veriasa resmi bebas dari Lapas Cebongan setelah sebelumnya diputusk bersalah dalam kasus pembakaran tenda Polda DIY saat terjadi demonstrasi pada Agustus 2025 lalu./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN— Aktivis mahasiswa Perdana Arie Putra Veriasa resmi menghirup udara bebas setelah keluar dari Lapas Cebongan, Selasa (24/2/2026). Arie sebelumnya divonis bersalah dalam perkara pembakaran tenda di Polda DIY saat demonstrasi Agustus 2025 lalu.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman pada Senin (23/2/2026) menjatuhkan pidana penjara selama 5 bulan 3 hari kepada Arie, dengan ketentuan dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani. Putusan tersebut membuat Arie langsung bebas sehari kemudian.
Kebebasan Arie disambut hangat oleh rekan-rekan mahasiswa serta tim pendamping hukumnya yang telah menunggu di luar lapas.
Usai keluar dari penjara, Arie mengaku bersyukur dan lega bisa kembali berkumpul bersama keluarga dan kawan-kawannya.
“Yang pasti lega dan bersyukur. Saya rindu keluarga dan teman-teman,” ujar Arie.
Selama menjalani masa hukuman, Arie mengikuti berbagai kegiatan pembinaan di lapas, mulai dari ibadah hingga olahraga. Namun, ia mengaku lebih banyak menghabiskan waktu dengan membaca buku.
“Selain kegiatan lapas seperti olahraga dan ibadah, saya selalu menyempatkan membaca buku,” katanya.
Arie menyebut sejumlah buku yang ia baca berasal dari perpustakaan lapas. Salah satunya adalah Negara dan Hegemoni karya Antonio Gramsci, serta buku sejarah Pangeran Diponegoro dan beberapa novel lainnya.
“Ada banyak buku. Yang sempat diselesaikan antara lain sejarah Pangeran Diponegoro dan Negara dan Hegemoni karya Antonio Gramsci,” ungkapnya.
Atas kebebasannya, Arie menyampaikan terima kasih kepada orang tua, teman, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan.
“Saya sangat berterima kasih. Saya tidak tahu harus membalas kebaikan ini dengan cara apa,” ucapnya.
Terkait kelanjutan studinya, Arie mengaku masih akan berdiskusi dengan keluarga. Ia menyebut kemungkinan besar saat ini masih berstatus cuti kuliah.
“Nanti akan diskusi dulu dengan keluarga soal kuliah,” katanya.
Sementara itu, anggota tim hukum Arie, M. Rakha Ramadhan, menyambut baik kebebasan kliennya. Menurut Rakha, tindakan yang dilakukan Arie merupakan bentuk solidaritas terhadap ketidakadilan, bukan didorong oleh niat jahat.
“Selamat untuk Arie. Apa yang ia lakukan sejatinya merupakan ekspresi hati nurani dalam memperjuangkan keadilan,” ujar Rakha.
Rakha menilai kebebasan Arie juga memiliki makna lebih luas sebagai preseden bagi penanganan perkara serupa di Indonesia. Ia berharap aparat peradilan dapat mempertimbangkan konteks sosial dan motif ekspresi dalam setiap perkara yang berkaitan dengan aksi protes masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menurunkan Saiful Djoge dan Arda Alfareza sebagai starter saat menghadapi Persik Kediri dengan skema 4-4-2.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak waktu keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dan kedatangannya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.