Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mengusulkan mekanisme baru debarkasi atau kepulangan jamaah haji melalui Yogyakarta International Airport (YIA) agar lebih efisien dan ramah bagi jamaah. Skema ini tengah dikaji bersama pengelola bandara serta Kementerian Haji dan Umroh.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan, usulan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan jamaah, terutama dengan mengurangi perpindahan moda transportasi saat kepulangan dari Tanah Suci.
“Bagaimana jamaah bisa dilayani sebaik mungkin saat debarkasi, sehingga tidak perlu berpindah-pindah bus ketika pulang ke daerah masing-masing,” ujar Ni Made, Kamis (26/2/2026).
Belajar dari Pola Debarkasi Solo
Ni Made mencontohkan mekanisme debarkasi yang selama ini diterapkan di Solo. Pada skema tersebut, jamaah yang tiba di Bandara Adi Sumarmo harus berpindah bus menuju Asrama Haji Donohudan, sebelum akhirnya kembali ke daerah masing-masing menggunakan armada berbeda.
“Biasanya jamaah dari Adi Sumarmo diantar bus maskapai ke Donohudan, lalu berpindah lagi ke bus penjemputan daerah. Itu yang ingin kami evaluasi,” jelasnya.
Menurut Pemda DIY, pola tersebut dinilai kurang efektif, terutama bagi jamaah lanjut usia yang membutuhkan pelayanan praktis dan minim mobilisasi.
“Kami berharap pesawat mendarat, jamaah turun, pemeriksaan imigrasi selesai, lalu langsung naik bus menuju daerah masing-masing tanpa harus ganti kendaraan,” paparnya.
Tantangan Akses Restricted Area
Meski demikian, Ni Made mengakui usulan tersebut masih memerlukan pembahasan mendalam. Salah satu tantangan utamanya adalah keterbatasan akses kendaraan umum ke kawasan terbatas bandara (restricted area).
“Kawasan bandara itu area penerbangan yang aturannya ketat. Tidak semua bus bisa keluar-masuk tanpa persyaratan tertentu. Ini yang sedang kami diskusikan,” ujarnya.
YIA Jadi Embarkasi Haji Berbasis Hotel
Sebagaimana diketahui, YIA mulai beroperasi sebagai embarkasi haji berbasis hotel pada musim haji 2026. Skema ini akan melayani 26 kelompok terbang (kloter) jamaah dari DIY dan wilayah Karesidenan Kedu, Jawa Tengah.
Dua hotel yang disiapkan sebagai penunjang embarkasi berada di sekitar bandara, yakni Novotel YIA dan Ibis YIA, sehingga diharapkan mampu mempersingkat mobilisasi jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Kia Carens EV membuka pemesanan awal di Indonesia mulai 26 Oktober 2026. Simak empat varian, estimasi harga, dan fitur unggulannya.